free hit counters
 

Kelompok Bersenjata Menculik Pakar Pembangunan Amerika

Mashadi – Minggu, 14 Agustus 2011 02:34 WIB

Sekelompok orang bersenjata masuk ke rumah seorang pakar pembangunan Amerika di Lahore pada Sabtu dan menculiknya, ujar para pejabat Pakistan dan Amerika di Islamabad.

Pejabat Amerika yang diculik itu adalah Warren Weinstein, Direktur Pakistan untuk JE Austin Associates Inc, sebuah perusahaan konsultan pembangunan internasional yang berbasis di Arlington, Va.

Weinstein telah berada di Lahore selama tujuh tahun, seperti profil nya yang berada di situs web LinkedIn. Seorang pejabat polisi Pakistan mengatakan bahwa dia tinggal sendirian, di kota itu, sejak 2006, dan dia telah merencanakan untuk meninggalkan Pakistan dalam minggu ini.

Menurut situs web JE Austin, Weinstein telah bekerja pada perusahaan Pakistan untuk pengembangan strategis dan daya saing. Dia memiliki pengalaman selama 25 tahun dalam proyek-proyek pembangunan internasional, bisa berbicara dalam enam bahasa asing dan mendapatkan gelar Ph.D. di hukum internasional dan ekonomi dari Columbia University, ungkap di situs Webnya, Sabtu.

Selama beberapa tahun terakhir, Weinstein telah bekerja pada proyek-proyek dengan United States Agency for International Development (US AID) dan perusahaan di Pakistan untuk meningkatkan ekspor di sejumlah industri Pakistan, termasuk instrumen susu, furnitur dan medis. Menurut beberapa laporan berita Pakistan, Weinstein baru-baru ini terlibat dalam upaya untuk memperkuat industri kulit Pakistan dengan pelatihan lebih banyak pekerja terampil dan meningkatkan ekspor.

"Dia adalah orang yang sangat berpengalaman dan mengatakan ia telah bekerja di banyak negara dalam keadaan sulit," kata warga Pakistan, yang mempunyai hubunan dekat dengannya. Weintstein mencoba untuk melebur dengan budaya lokal, mengenakan pakaian nasional Pakistan, celana baggy dan tunik lama dikenal sebagai shalwar kameez, dan berbicara bahasa Urdu.

Polisi mengatakan setidaknya tujuh atau delapan laki-laki masuk ke rumah Weinstein antara pukul 3.00 atau 4.00, Sabtu.

Para pejabat Amerika dan Pakistan tidak berspekulasi tentang motif penculikan itu. Sementara itu, tidak ada siapa yang bertanggungjawab penculikan itu, dan tidak ada yag pihak yang menuntut tebusan. Sehingga, penculikan terhadap Weinstein menjadi teka-teki. Sopir Weinstein dan tiga penjaga keamanan telah dibawa ke penjara untuk diinterogasi oleh agen intelijen Pakistan.

Meski hubungan antara Amerika Serikat dan Pakistan tegang akhir-akhir ini, Departemen Luar Negeri mengatakan hal itu tidak ada hubungannya.

Duta besar Pakistan untuk Amerika Serikat, Husain Haqqani, mengatakan bahwa "polisi dan pejabat intelijen Pakistan" sedang menyelidiki. "Kami akan memastikan para kepada pejabat AS tentang informasi dan penyelidikan," katanya.

Hubungan antara Pakistan dan Amerika Serikat telah memburuk tajam sejak Januari, ketika seorang kontraktor keamanan untuk Central Intelligence Agency (CIA) menembak dan menewaskan dua warga Pakistan di Lahore, dan kondisinya lebih memburuk setelah pasukan Amerika terbang ke Pakistan Mei untuk membunuh Osama bin Laden tanpa memberitahu Pakistan.

Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan bulan ini Amerika peringatan risiko bepergian ke Pakistan. "Warga Amerika di Pakistan juga telah diculik untuk tebusan atau alasan pribadi, "ujarnya. Pihak Departemen Luar Negeri Amerika mencatat telah terjadi penculikan seorang Amerika di Lahore, bulan Juni, 2010, dan seorang anak warga Amerika di Karachi diculik pada 2009, ungkap seorang pejabat Amerika yang bekerja dengan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi di Baluchistan.

"Penculikan warga Pakistan dan warga asing lainnya, biasanya untuk tebusan, tsecara nasional terus meningkat secara dramatis," kata pejabat itu.



Pada bulan Juli, Taliban Pakistan, terkait dengan Al-Qaeda, mengaku bertanggung jawab atas penculikan warga negara Swiss di Baluchistan barat daya sebuah provinsi bergolak. Seorang wartawan Pakistan, mengatakan, bahwa Weinstein mengutuk penculikan itu.

"Saya telah bertemu dengan pria di beberapa kesempatan," kata wartawan, Raza Rumi, seorang kolumnis dan editor di The Times, Jumat, mingguan liberal diterbitkan di Lahore. "Dia mencintai Pakistan. Dia adalah seorang konsultan pengembangan, bekerja pada berbagai tugas dengan pemerintah federal dan Punjab. "

"Hal ini mengejutkan," tambah Rumi. "Bagaimana pekerja bantuan datang dan melayani di Pakistan, jika insiden seperti ini terus terjadi? Pakistan membutuhkan bantuan dan pengembangan, dan mungkin kelompok militan jihad ingin terus berkembang di Pakistan. "

Tetapi, banyak spekulasi di Pakistan, kemungkinan Weinstein bukan seorang pakar pembangunan, tetapi agen CIA, yang menggunakan kedok pakar pembangunan, yang melakukan infiltrasi ke dalam wilayah Pakistan, dan mengumpulkan informasi untuk keamanan dan militer Amerika. Karena, banyak agen-agen CIA yang beroperasi di berbagai negara menggunakan kedok kegiatan sosial dan bisnis. (mh/tm)

Dunia Islam Terbaru