free hit counters
 

Pakar AS: Agresi Israel ke Iran Makin Dekat

Magdalena – Kamis, 7 Rabiul Awwal 1430 H / 5 Maret 2009 14:12 WIB

Pakar dan penasehat bidang Timur Tengah di AS mengungkapkan keseriusan Israel untuk melakukan agresi militer ke Iran. Mereka bahkan mengatakan bahwa "waktu yang telah ditetapkan Israel untuk menyerang Iran, sudah makin dekat."

Dalam laporan berjudul "Preventing a Cascade of Instability", para pakar Timur Tengah AS yang tergabung dalam lembaga Institute for Near East Policy (WINEP) yang berbasis di Washington mengatakan, Israel merasa perlu untuk segera bertindak untuk menghentikan kemajuan yang dicapai Iran untuk membuat persenjataan nuklir.

Disebutkan pula dalam laporan tersebut bahwa para pejabat Israel meyakini Iran dalam waktu dekat sudah mampu meningkatkan kemampuan pertahanan udaranya dan akan membangun pusat pengembangan nuklirnya ke sejumlah lokasi.

Para pakar Timur Tengah AS juga mengatakan bahwa mereka sudah bertemu dengan pejabat tinggi Israel untuk mengevaluasi perspektif mereka tentang nuklir Iran dan Israel menyatakan tidak tertarik dengan wacana AS tentang "payung nuklir Amerika" dimana AS menjamin keamanan Israel dari serangan nuklir negara lain.

"Pihak Israel takut kalau jaminan itu justeru akan membatasi kebebasan Israel untuk mengambil tindakan sendiri dalam melawan pihak-pihak yang dianggap membahayakan Israel," demikian bagian isi laporan WINEP yang merekomendasikan agar dunia internasional menerapkan sanksi yang lebih berat untuk menekan Iran.

Sebelum WINEP merilis laporannya, mantan duta besar AS untuk PBB Nancy Soderberg juga mengungkapkan bahwa Israel serius dengan ancamannya untuk menyerang Iran jika Rusia melanjutkan dukungannya pada nuklir Iran dengan memasok sistem misil darat ke udara S-300 yang dicurigai akan digunakan Iran untuk menghadapi kemungkinan serangan Israel.



Pada saat yang sama, Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, Mohammad Ali Jafari menyatakan bahwa Iran sudah mampu memproduksi misil-misil yang bisa mencapai lokasi instalasi nuklir Israel.

"Republik Islam Iran memiliki misil-misil yang bisa menempuh jarak sampai 2.000 kilometer dan fasilitas-fasilitas nuklir Israel dalam jangkauan misil-misil kami," kata Jafari.

"Dokrin kami adalah pertahanan, tapi jika ada musuh yang menyerang, termasuk rezim Zionis, kami akan membalasnya dengan menangkal dan membalasnya dengan keras," tegasnya seperti dilansir kantor berita ISNA. (ln/prtv/aby)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus