free hit counters
 

Pendiri Situs Wikileaks Dicari Pentagon

Al Furqan – Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1431 H / 12 Juni 2010 14:55 WIB

Investigator Pentagon mencoba menemukan keberadaan pendiri situs Wikileaks Julian Assange karena dicurigai dirinya berada di balik penerbitan materi-materi yang diklasifikasikan ‘rahasia’ oleh Departemen Luar Negeri AS.

Situs Wikileaks dilaporkan banyak berisi informasi yang berhubungan dengan kegiatan diplomatik AS dan upaya intelijen AS di zona perang di Afghanistan dan Irak, menurut seorang diplomat Amerika Serikat.

Pada bulan Juni 2010, Wikileaks menerbitkan serangkaian bahan yang diklasifikasikan top secret yang dibocorkan oleh seorang perwira intelijen Angkatan Darat Amerika Serikat, yang men-upload file diplomatik sensitif sementara ia memiliki akses khusus untuk ke file-file rahasia itu yang disusun oleh para diplomat dan pejabat Departemen Luar Negeri di seluruh Timur Tengah.

Sebelumnya, Spesialis Bradley Manning yang kini dalam tahanan di Kuwait, mengupload video eksplosif serangan helikopter AS di Baghdad pada tahun 2007 yang menewaskan 12 orang tewas, termasuk dua pegawai kantor berita Reuters ke situs Wikileaks.  Wikileaks merilis video tersebut pada bulan April.

Penyidik Pentagon mengatakan bahwa mereka yakin bahwa Assange memiliki setidaknya beberapa file-file yang diklasifikasikan top secret dari Departemen Luar Negeri yang dibocorkan oleh Manning dan menegaskan bahwa pempublikasian file itu bisa mengancam keamanan nasional.

Namun, para pejabat Pentagon mengakui bahwa meskipun mereka menemukan Assange, tidak jelas apa yang bisa mereka lakukan untuk memblokir publikasi file-file top secret pada Wikileaks, yang server situsnya berada di Swedia.



Assange kelahiran Australia tampaknya bersembunyi dari incaran Pentagon.

Dia baru saja membatalkan penampilannya di Las Vegas yang dijadwalkan hadir pada konferensi Wartawan Internasional dan Redaksi media.

Daniel Ellsberg kepada situs The Daily Beast menyatakan bahwa Assange berada dalam bahaya dan harus tetap berada di luar Amerika Serikat.

Assange dilaporkan tidak memiliki alamat tetap dan bergerak dari satu tempat ke tempat, meskipun ia tampaknya mencoba melakukan permainan kucing-dan-tikus dengan pemerintah AS.(fq/prtv)

Dunia Islam Terbaru