free hit counters
 

Seandainya Matius Swift dan Ross McKnight Muslim?

Saad Saefullah – Jumat, 25 September 2009 20:53 WIB

Ini mungkin pembebasan tercepat yang pernah dalam sebuah pengadilan untuk ‘teroris’. Tuduhan terhadap dua remaja di Manchester Crown Court dibatalkan oleh juri dalam waktu kurang dari satu jam. Sang pengacara, Roderick Carus, berpendapat bahwa kasus ini lebih berkaitan dengan "kesembronoan anak muda."

Matius Swift (18) dan Ross McKnight (16), dua orang yang telah lama bersahabat, bebas dari tuduhan konspirasi pembunuhan dan persekongkolan peledakan. Rencana mereka meledakkan sebuah pusat perbelanjaan hanya dianggap sebagai fantasi anak sekolah belaka. Seluruh juri yang terdiri dari tujuh perempuan dan lima laki-laki bahkan dilaporkan menunggu di luar pengadilan untuk menyappa para terdakwa saat mereka pergi.

Juga tidak ada pembicaraan tentang pengadilan ulang seperti yang terjadi dalam kasus-kasus teroris lainnya. Kejaksaan percaya itu cukup bukti untuk membenarkan keyakinan yang ada. Asisten Kepala Polisi, Terry Sweeney, yang bertanggung jawab atas peradilan pidana di Greater Manchester Police, membela keputusan itu. "Ini adalah hak juri untuk memutuskan apakah ada cukup bukti ataukah tidak," katanya. "Kita di negara ini sudah sangat khawatir tentang keamanan dan kita sendiri memang demikian, jika tidak IRA, itu ekstremis Muslim dan sebagainya. Kita tidak boleh mengutuk anak muda kita karena mereka memiliki fantasi."

Banyak Muslim telah mengajukan pertanyaan, bagaimana kalau anak-anak muda yang Muslim? Mereka sangat mungkin akan ditangkap, dituntut dan dihukum di bawah undang-undang terorisme. Nah, bagaimana jika Matius Swift dan Ross McKnight adalah Muslim? Adakah sama pengadilannya? (sa/muslimnews)

loading...

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus