free hit counters
 

Taliban di Pakistan Bersatu, Pasukan Asing di Afghanistan Khawatir

Magdalena – Selasa, 5 Rabiul Awwal 1430 H / 3 Maret 2009 14:39 WIB

Tiga kelompok pro-Taliban di kawasan Waziristan, Pakistan yang selama ini berseberangan, bisa bersatu dan menyatakan akan bergabung untuk bersama-sama melawan pasukan koalisi internasional di Afghanistan.

Laporan The Guardian menyebutkan, tiga kelompok pro-Taliban yang paling berpengaruh di Pakistan sepakat menyelesaikan perbedaan diantara mereka dan membentuk persatuan yang disebut Shura Ittihad-u-Mujahideen atau Dewan Persatuan Pasukan Suci. Kelompok-kelompok itu bersatu setelah pimpinan Taliban di Afghanistan, Mullah Omar menyerukan agar kelompok-kelompok perlawanan di Pakistan menghentikan serangan terhadap aparat keamanan Pakistan dan lebih baik bersama-sama berjuang "membebaskan Afghanistan dari pasukan asing yang menjajah negeri itu."

"Jika seseorang benar-benar ingin berjihad, mereka harus berperang melawan kekuatan-kekuatan asing di Afghanistan. Menyerang aparat keamanan Pakistan dan membunuh sesama Muslim hanya akan mencoreng nama para mujahidin dan melemahkan perlawanan terhadap pasukan AS dan NATO di Afghanistan," kata Mullah Omar dalam suratnya pada kelompok-kelompok pro-Taliban di Pakistan.



Saat ini kekuatan pro-Taliban terbagi menjadi kelompok yang dipimpin oleh Baitullah Mehsud dan saingannya, kelompok yang dipimpin Maulvi Nazir dan kelompok Gul Bahadur. Kelompok Mehsud lebih menekankan perlawanan terhadap pemerintahan Pakistan sendiri dan dituduh berada dibalik pembunuhan Benzir Bhutto. Sedangkan kelompok Nazir dan Bahadur mengirimkan orang-orangnya untuk bergabung dengan kelompok perlawanan di Afghanistan.

Kelompok-kelompok pro-Taliban di Pakistan mengakui Mullah Omar, salah satu pendiri Taliban di Afghanistan, sebagai pemimpin mereka, meski dalam operasionalnya kelompok-kelompok pro-Taliban di Pakistan bergerak sendiri-sendiri.

Talat Masood, pensiunan jenderal yang sekarang menjadi pengamat keamanan mengatakan bahwa Baitullah Mehsud kini sudah mengubah arah perlawanannya dari aparat keamanan Pakistan ke pasukan AS. Itulah sebabnya Mehsud menarik pasukannya dari dua wilayah utama di Pakistan dan menyatakan gencatan senjata di Swat Valley dan Bajour. (ln/Guardian)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus