free hit counters
 

Tragis, Anak Mantan Presiden Pertama Mesir Harus Jadi Sopir Taksi

Al Furqan – Selasa, 20 Syawwal 1431 H / 28 September 2010 16:07 WIB

Muhammad Najib (tengah) ketika masih berkuasaDalam usahanya untuk mencari penghidupan yang layak dan dalam menghadapi kesulitan biaya hidup yang tinggi, putra mantan presiden pertama Republik Arab Mesir harus bekerja menjadi sopir taksi Mesir.

Surat kabar Okaz melaporkan bahwa Yusuf, putra mantan presiden Mesir Muhammad Najib saat ini harus bekerja sebagai sopir di perusahaan konstruksi Mesir pada siang hari dan pada malam harinya ia menjadi sopir taksi untuk memperbaiki perekonomian dan keuangan keluarganya dalam menghadapi kondisi kehidupan yang semakin sulit.

Menurut media, gaji pensiunan bulanan presiden Mesir yang pertama ini ternyata tidak bisa membantu Yusuf dalam menghidupi keluarganya. Yusuf mengatakan ayahnya hanya dihormati dalam sejarah Mesir dan tidak ada penghargaan yang lebih banyak untuk keluarga yang ditinggalkan.

Muhammad Najib (1901 – 1984) adalah presiden pertama dari Republik Mesir, ia berkuasanya hanya dalam waktu yang singkat setelah proklamasi Republik Mesir (Juni 1953 – November 1954) bahkan dirinya terisolasi oleh Dewan Komando Revolusioner dan ditempatkan di bawah tahanan rumah.

Selama 30 tahun, Muhammad Najib hilang dari peredaran dunia politik Mesir, ia tidak keluar dari rumahnya atau bertemu dengan orang-orang, bahkan dirinya harus mencuci pakaian sendiri sehingga menghapus namanya dari buku-buku sejarah dan buku pelajaran Mesir. Dan dalam beberapa tahun kemudian rakyat Mesir telah banyak lupa dengan dirinya, mereka baru terkejut dan menyadari setelah dirinya dinyatakan wafat pada tahun 1984 lalu.(fq/okaz)

loading...

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus