
eramuslim.com – Sebagian besar negara Barat dan Eropa saat ini mengkhawatirkan bahwa Rusia akan menggunakan senjata nuklir dalam perangnya melawan Ukraina.
Namun, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko mengungkapkan bahwa Moskow tidak akan menggunakan senjata nuklir jika memang tidak dalam kondisi yang memaksa mereka untuk melakukannya.
“Kondisi potensi serangan nuklir oleh Rusia tertulis dalam doktrin militer negara itu,” kata Grushko kepada kantor berita milik negara Rusia RIA Novosti.
Pernyataan Grushko menjawab pertanyaan tentang kemungkinan Rusia menggunakan senjata nuklir melawan musuh-musuhnya. Ia mengatakan bahwa jawabannya ditulis “dalam warna hitam dan putih.”
“Kami memiliki doktrin militer, semuanya tertulis di sana. Tidak memberikan interpretasi lain, kecuali apa yang ada di sana dalam warna hitam dan putih,” katanya.
Newsweek melaporkan, prinsip-prinsip penyebaran militer resmi Rusia menyebutkan ada empat kondisi di mana mereka diperbolehkan menggunakan senjata nuklir.
Kondisi tersebut adalah; ketika musuh menggunakan senjata nuklir atau jenis senjata pemusnah massal lainnya di wilayah Rusia dan/atau sekutunya.
Kemudian jika Rusia menerima data yang dapat dipercaya tentang peluncuran rudal balistik yang menyerang wilayahnya atau wilayah sekutu Rusia.
Lalu, jika situs pemerintah atau militer penting Rusia diserang oleh musuh dengan cara yang akan melemahkan tindakan respons pasukan nuklir.

_(1)_(1)_(1).jpeg)


