free hit counters
 

Kelab Malam Pertama di Arab Saudi Tuai Kontroversi

zahid – Sabtu, 10 Syawwal 1440 H / 15 Juni 2019 07:30 WIB

Eramuslim – Sebuah kelab malam dibuka untuk pertama kali di Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis malam, 13 Juni 2019. Klub malam bernama White yang merupakan cabang dari Dubai tersebut diklaim sebagai klub malam halal.

Pada malam pembukaannya, kelab malam tersebut berencana mengundang penyanyi AS, Ne-Yo. Sejumlah promosi pun dilakukan untuk mengundang pengunjung, termasuk lewat laman Facebook mereka. Namun, pada malam pertama operasionalnya, sejumlah kekacauan terjadi.

Pada kolom komentar, pengunjung yang telah membeli tiket mengaku, pertunjukan perdana di kelab malam tersebut malah dibatalkan. Di sisi lain, otoritas setempat mengaku tak pernah memberi lampu hijau atas keberadaan klub itu.



Dilansir dari laman Al Jazeera, Jumat (14/6/2019), Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi mengumumkan lewat akun Twitter resmi bahwa mereka akan segera menginvestigasi video memperlihatkan interior kelab malam tersebut.

“Berdasarkan informasi yang disampaikan pada kami, acara (Project X) itu pelanggaran atas prosedur hukum dan akan segera ditindak, serta tidak pernah diizinkan oleh badan,” demikian pernyataan yang tertulis.

Lembaga itu menambahkan, awalnya mengeluarkan lisensi untuk kegiatan lain. Namun, pihak kontraktor disebut mengambil keuntungan berlebihan atas lisensi tersebut sehingga melakukan sejumlah pelanggaran serius dan tidak dapat diterima. (Lip6)

Berita Terbaru

blog comments powered by Disqus