free hit counters
 

Apakah Anda Mudah Dihipnotis? Inilah Tesnya…

Redaksi – Jumat, 23 Februari 2018 12:00 WIB

Eramuslim.com -Kebanyakan orang berpikir bahwa hipnotis atau hypnosis adalah tipuan. Agama menyebutnya sebagai perbuatan yang berdosa. Sementara ilmu pengetahuan masih mempertanyakan kebenaran dan keberadaannya.

Hipnotis, di tangan yang baik, bisa menjadi bermanfaat, membantu mengelola rasa sakit dan mengendalikan stres serta kecemasan, bahkan fobia. Namun, beberapa orang justru menggunakan hipnotis untuk sesuatu yang salah.

Anda mungkin harus waspada jika tiba-tiba dicolek orang tidak dikenal saat sedang berjalan sendiri, karena dikhawatirkan orang tersebut akan menghipnotis Anda, lantas merampok. Namun ternyata tidak semua orang mudah dihipnotis. Ada beberapa orang yang mudah, sementara lainnya tidak. Mengapa?

Beda “otak aktif” yang mudah di hipnotis atau tidak

Hipnotis bekerja dengan cara mengubah aktivitas di daerah otak target atau pasien yang terkait dengan perhatian atau kewaspadaan. Pada saat dihipnotis, seseorang akan mencapai tingkat fokus atau konsentrasi yang sangat tinggi, sehingga sugesti yang diberikan kepadanya akan lebih mudah diterima.

Dengan begitu, tujuan hipnotis, misalnya seperti untuk mengendalikan perilaku atau fobia, bisa lebih mudah tercapai karena otak sangat fokus pada isi sugesti yang diterima. Tetapi ada beberapa orang yang memang lebih sulit dihipnotis.

Menurut dr. David Spiegel, seorang spesialis kesehatan jiwa sekaligus profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari Stanford University, ada sekitar 25 persen orang yang tidak mudah dihipnotis.

Spiegel menjelaskan dalam Archives of General Psychiatry bahwa terdapat perbedaan di area otak pada orang-orang yang tidak mudah dihipnotis dengan orang-orang yang mudah dihipnotis, yaitu:

  • Pada orang yang tidak mudah dihipnotis:

Area otak aktif yang terkait dengan kontrol eksekutif dan perhatian cenderung memiliki aktivitas yang lebih sedikit.

  • Pada orang yang mudah dihipnotis:

Area otak aktif yang lebih besar di bagian kontrol eksekutif dan bagian yang berperan dalam memusatkan perhatian.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4 5

loading...

Laporan Khusus Terbaru

blog comments powered by Disqus