free hit counters
 

Dokter Oen Boen Ing, Penolong Rakyat Kecil Yang Tak Mau Dibayar

Redaksi – Selasa, 10 Rajab 1442 H / 23 Februari 2021 10:30 WIB

Eramuslim.com – Pukul tiga dini hari di Kota Surakarta. Puluhan orang sudah mengantre dengan rapi di daerah Pasar Legi. Mereka tukang becak, pedagang kecil, kuli angkut dan para wong cilik lainnya. Sebagian tak membawa uang. Tapi mereka tahu, Dokter Oen Boen Ing tak akan mengusir mereka yang tak punya.

Saat kebanyakan orang masih nyenyak tidur, Dokter Oen sudah siap menyambut pasien di klinik yang sederhana. Penampilannya khas dengan kaca mata dan kemeja putih. Dengan cermat didengarkan keluhan pasiennya satu per satu. Biasanya tak butuh waktu lama, Dokter Oen langsung bisa mendiagnosis penyakit pasien.

Semua dikerjakan sendiri oleh Dokter Oen. Mulai dari memanggil pasien, memeriksa, hingga menuliskan resep. Tak ada asisten di klinik itu. Hanya seorang pria tua yang membantu menjaga tempat parkir.

Jika biasanya dokter lain akan meminta ongkos pengobatan, tidak demikian dengan Dokter Oen.

“Tidak usah bayar, semoga lekas sembuh saja,” katanya pada pasien yang tak punya uang. Hampir selalu seperti itu.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4 5

Laporan Khusus Terbaru