free hit counters
 

Pakar Vulkanologi California: Gunung Anak Krakatau Masuki Fase Baru dan Mematikan

Redaksi – Kamis, 17 Rabiul Akhir 1440 H / 27 Desember 2018 16:45 WIB

Eramuslim.com – Erupsi Anak Krakatau disebut sebagai penyebab longsor bawah laut yang memicu gelombang tsunami yang menewaskan ratusan orang Sabtu lalu.

Gunung api ini sedang memasuki fase baru dan mematikan, kata seorang ahli vulkanologi asal California, Jess Phoenix, setelah ia melihat gambar-gambar erupsi dan menganalisis lini masa erupsi.

Pada ilustrasi di atas, kita dapat melihat gunung api Krakatau (juga disebut “Krakatoa”) sebelum letusan tahun 1883.

Gunung pendahulu Anak Krakatau ini memberikan perspektif untuk sejumlah peneliti.



Krakatau adalah stratovolkano (gunung berapi tinggi berupa lapisan-lapisan yang terdiri atas lapisan lava mengeras serta abu vulkanis) berbentuk kerucut yang nampak kokoh dan menjulang.

Gambar kapal penangkap ikan pada ilustrasi di atas menunjukkan bahwa meskipun ada uap air yang keluar dari puncak gunung, pada waktu itu tidak terdapat kekhawatiran masyarakat akan bahaya gunung api itu.

Uap air adalah fenomena yang wajar bagi gunung api yang tidak sedang mengalami erupsi. Hal itu disebabkan oleh air yang dipanaskan dalam tubuh gunung api meluap ke permukaan.

Gunung AnakKrakatau dalam foto yang diambil Juli 2018.

Foto erupsi kecil di Gunung Anak Krakatau ini diambil pada Juli 2018. Erupsi seperti ini biasanya diklasifikasikan dalam skala ‘0’ atau ‘1’ pada Indeks Ledakan Gunung Api.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4

Laporan Khusus Terbaru

blog comments powered by Disqus