free hit counters
 

Amien Rais Sindir Syafii Maarif Soal Lahan PT Sentul City ‘Kita Masih Bersahabat’

Redaksi – Jumat, 24 September 2021 05:36 WIB

Amien Rais

eramuslim.com – Mantan Ketua MPR Amien Rais menyindir ulama dan cendekiawan Indonesia, Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii.

Amien Rais mengutip pernyataan Buya Syafii yang pernah menyoroti penguasaan lahan di Indonesia oleh para konglomerat.

“Teman saya, sahabat saya Syafii Maarif, tumben berani tegas mengenai penguasaan lahan atau tanah, daratan di negara kita yang menurut saya memang sudah menghina bangsa Indonesia,” ucap Amien Rais, dikutip Pojoksatu.id dari kanal YouTub Amien Rais Official pada Kamis malam (23/9/2021).

Dalam video berjudul “Rocky Gerung VS PT Sentul City, Potret Keadilan VS Kezaliman” tersebut, Amien mengaitkan pernyataan Buya Syafii dengan penguasaan lahan oleh PT Sentul City Tbk seluas 3.000 hektar di Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Menurut Amien, Sentul City kuasai 3.000 hektar lahan sejak masa Orde Baru, tapatnya sejak April 1993.

“PT Bukit Sentul, sekarang menjadi PT Sentul City Tbk, berdiri pada April 1993. Pada waktu itu masih jaya-jayanya rezim Orde Baru,” ucap Amien.

Rezim Orde baru melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor memberikan dua sertifikat hak guna bangunan (HGB) kepada PT Centul City.

“Oleh BPN Kabupaten Bogor lewat dua HGB, Sentul City menguasai 3.000 hektar tanah di wilayah Kabupaten Bogor, 3.000 hektare,” tegasnya.

PT Sentul City menguasai 3.000 hektar lahan untuk proyek perumahan berkonsep resor Sentul City.

“Satu hektare itu 10.000 meter persegi. Jadi, Sentul menguasai lahan 30 juta meter persegi,” tandas Amien Rais.



Menurut Amien, penguasaan lahan yang luar biasa oleh para para bandit ekonomi itu betul-betul menghina bangsa Indonesia.

“Syafii Maarif bilang 80 persen tanah dikuasai konglomerat Indonesia, 13 persen dikuasai konglomerat asing. Ini kata Syafii Maarif,” ucap Amien Rais.

“Hanya 7% tanah di Indonesia yang kepemilikannya dimiliki oleh masyarakat biasa,” kata Amien, mengutip pernyataan Buya Syafii.

 

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Nasional Terbaru