Eramuslim – Hari Selasa 27 November 2018, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto diundang sebagai salah satu pembicara utama dalam acara ‘The World in 2019 Gala Dinner‘. Acara tersebut diselenggarakan oleh majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt, Singapura.
Dipandu oleh Daniel Franklin, Executive and Diplomatic Editor The Economist, Prabowo berbicara sekitar 15 menit dalam bahasa Inggris. Salah satu hal yang disorot Prabowo adalah soal kemiskinan di Indonesia yang jumlahnya terus meningkat.
Menurut dia, salah satu penyebab kemiskinan adalah maraknya korupsi di Indonesia. Bahkan Ketua Umum Partai Gerindra itu berpendapat kasus korupsi di Indonesia sudah sangat parah. Ada anggota DPR, menteri, hingga kepala daerah, bahkan hakim yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut pendapat saya sudah seperti kanker stadium empat,” kata Prabowo, di Hotel Grand Hyatt, Singapura, Selasa (27/11).
Lalu, apa program Prabowo untuk memberantasan korupsi?
Capres yang berpasangan dengan cawapres Sandiaga Uno itu mengatakan hal mendesak yang perlu dilakukan adalah melakukan reformasi serta membentuk pemerintahan bersih dan antikorupsi.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah untuk membentuk sebuah tim anak bangsa yang terbaik dan paling cerdas dengan integritas tinggi untuk melakukan reformasi dan membentuk pemerintahan yang bersih dan antikorupsi,” terang Prabowo.





