free hit counters
 

Cuma Erdogan yang Berani Sebut Presiden Prancis Sakit Jiwa

Redaksi – Senin, 8 Rabiul Awwal 1442 H / 26 Oktober 2020 09:00 WIB

Eramuslim.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron atas permusuhannya kepada dunia Islam. Erdogan menyebut pemimpin Prancis itu butuh dirawat mentalnya.

“Apa masalah Macron dengan Islam dan Muslim? Dia membutuhkan perawatan kesehatan mental, ”kata Erdogan di kongres Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) yang berkuasa di provinsi Kayseri tengah, lansir dailysabah, Ahad(25/10).

“Apa yang dapat dikatakan kepada seorang kepala negara yang memperlakukan jutaan pemeluk agama minoritas di negaranya seperti ini? Pertama-tama, (dia perlu) pemeriksaan mental, ”tegas Erdogan.



Prancis baru-baru ini meluncurkan perburuan ekstensif terhadap komunitas Muslim menyusul pernyataan Macron yang menyebut Islam sebagai agama bermasalah dan perlu dibendung. Banyak organisasi nonpemerintah dan masjid telah ditutup dalam dua minggu terakhir, sementara serangan terhadap Muslim telah mencapai puncaknya.

Sebagai tanggapan, seorang pejabat kepresidenan Prancis mengatakan kepada Agence France-Presse (AFP) bahwa Paris memanggil utusannya ke Ankara untuk berkonsultasi. Duta Besar Herve Magro akan bertemu Macron untuk membahas situasi tersebut, kata pejabat itu.

“Komentar Presiden Erdogan tidak dapat diterima. Kelebihan dan kekasaran bukanlah metode. Kami menuntut agar Erdogan mengubah arah kebijakannya karena berbahaya dalam segala hal,” kata pejabat itu.

Pejabat Elysee, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, juga mengatakan bahwa Prancis telah mencatat “tidak adanya pesan belasungkawa dan dukungan” dari presiden Turki setelah pemenggalan kepala guru Samuel Paty di luar Paris. Paty dibunuh setelah menunjukkan kartun di kelasnya yang menggambarkan Nabi Muhammad, yang dianggap sangat ofensif oleh umat Islam.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Nasional Terbaru