free hit counters
 

Dinilai Bungkam Soal KPK, Tagar ‘Slank Penipu’ Jadi Trending

Redaksi – Jumat, 14 Mei 2021 06:30 WIB

Eramuslim.com – Tagar ‘Slank Penipu’ tengah menjadi trending topic di Twitter. Trending ini merupakan bentuk kritikan warganet terhadap band Slank yang dinilai bungkam terkait polemik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menonaktifkan 75 pegawainya.

Warganet beramai-ramai mempertanyakan alasan Slank tetap bungkam. Padahal, selama ini band Slank terkenal sebagai grup musik yang selalu vokal dalam memberikan kritikan kepada pemerintah, baik secara langsung maupun melalui karya-karya mereka.

Salah seorang pengguna Twitter dengan akun @kafiradikalis memberikan kritikan tajam tehradap Slank. Ia menyentil perbedaan Slank era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Bagi yang bingung #SlankPenipu jadi trending yakni karena dulu mereka lantang bela KPK saat disenggol penguasa (era SBY),” cuit @kafiradikalis seperti dikutip oleh BeritaHits.Id, Kamis (13/5/2021).

Baca Juga: Angin Prayitno Belum Bisa Dijenguk Keluarga di Rutan KPK, Masih Isolasi



“Tapi kini ketika rezim @jokowi berkuasa (yang didukung Slank) bikin KPK sekarat, eh Slank malah membela penguasa,” lanjutnya.

Tagar ‘Slank Penipu’ Jadi Trending Panen Kritik. (Twitter/@kafiradikalis)

Sedangkan warganet lainnya nampak menyentil Slank dengan salah satu lirik lagu band mereka sendiri. Lirik ini terkait KPK. Warganet pun menyatakan menolak lupa atas kritikan lantang Slank di masa lalu yang kini sudah padam.

“Balikin-balikin KPK gue kayak dulu lagi. Elo harus tanggung jawab kalau KPK nanti-nanti mati. Balikin-balikin kehidupanku yang seperti dulu lagi. Balikin-balikin kebebasanku yang seperti dulu lagi. (Disadur dari lagu Slank). Merawat ingat,” tulis seorang warganet.

Tagar ‘Slank Penipu’ Jadi Trending Panen Kritik. (Twitter/@dadangrhs)

Selain itu, berikut merupakan sejumlah kritikan warganet terkait Slank yang dinilai bungkam soal upaya pelemahan KPK:

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Nasional Terbaru