free hit counters
 

Koordinator BEM SI Mengaku Ditawari Uang oleh Banyak Pihak agar Mahasiswa Tak Demo

Redaksi – Kamis, 16 Safar 1441 H / 17 Oktober 2019 17:34 WIB

Hampir seluruhnya melengkapi dengan masker, buff atau penutup wajah. Para mahasiswa membentuk barisan melingkar setibanya di Patung kuda.

Awalnya, hendak menggelar aksi di depan Istana Presiden. Namun, diadang polisi wanita. Mereka membentuk barikade tepat di depan kawat berduri dan road barrier.

Mahasiswa akhirnya hanya bisa berunjuk rasa di depan Gedung Kementerian Pariwisata. Disela-sela koordinator berorasi peserta unjuk rasa lain sempat menumpahkan kekesalan ke pihak kepolisian yang berjaga-jaga tersebut.



“Ayah, ibu istighfar yang banyak. Jangan sampai kelewat batas memukuli kami. Katanya mengayomi tapi malah memukuli,” teriak salah satu mahasiswa.

Demonstrasi masih berlangsung. Mahasiswa semakin mendekati kepolisian. Uniknya, yang berhadap-hadapan pada demo kali ini adalah polwan dan mahasiswi.

Terpisah, Kapolsek Gambir, Kompol Wiraga menjelaskan alasan menempatkan Polwan di garis terdepan pengamanan. Hal itu tak lain untuk mendinginkan suasana.

“Kita mengedepankan persuasi jadi terkesan polisi tidak sangar atau antimahasiswa,” ucap dia.[mdk]

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2

Berita Nasional Terbaru