free hit counters
 

Kritisi NU, Faizal Assegaf: PKS-UAS-HRS Semuanya adalah Aswaja, bukan Hasyim Asy’ari Saja

Redaksi – Kamis, 13 Rabiul Awwal 1443 H / 21 Oktober 2021 05:37 WIB

Eramuslim.com  –  Kritikus Faizal Assegaf menilai, Kyai besar Nahdatul Ulama (NU), Hasyim Asy’ari (alm) hanya manusia biasa bukan rujukan umat Islam dan ahlussunnah waljamaah atau Aswaja.

Menurutnya, kelompok yang menghormati Kyai Hasyim Asy’ari sama halnya dengan mereka yang menghormati Habib Rizieq atau Ustad Abdul Somad.

“Hasyim Asy’ari manusia biasa, bukan rujukan mutlak umat Islam sebagai identitas Aswaja. Penghormatan pada Hasyim Asy’ari, tidak beda dengan sikap umat Islam mencintai para ulama PKS, PAN, PPP, Ustad Somad, Habib Rizieq dll. Semua adalah Aswaja, bukan Hasyim Asy’ari dan golongannya aja!” kata Faizal Assegaf, Rabu (20/10/2021).



Faizal Assegaf mengatakan, kalangan intelektual NU dan para ulamanya harus jujur menjelaskan sejarah berdirinya NU. Di mana ada peran dan jasa Kyai Hasan Gipo, namun seolah dilupakan.

“Jika para ulama dan intelektual NU tidak segera menjelaskan ke umat Islam tentang peran besar KH Hasan Gipo sebagai pendiri dan tokoh sentral ormas NU, tentu fatal!. Maka NU jauh dari keberkahan dan prinsip kejujuran dalam berorganisasi. Hanya klaim-klaim sejarah secara sepihak atas semangat asabiah!” ujar Faizal.

Dia bilang, bagaimana NU dapat disimpulkan sebagai ormas jujur dan amanah bila sejarah cemerlang peran tokoh sentral dan inspirasi pembentukan NU, seperti KH Hasan Gipo yang dilupakan. Sementara NU selama ini hanya mengangkat tokoh Hasyim Asy’ari.

“Eksistensi dan kiprah ormas NU selama puluhan tahun harus diluruskan. Lucu bila hanya berputar-putar pada sosok Hasyim Asy’ari, jelas aneh!” ucapnya.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Nasional Terbaru