free hit counters
 

Ngaku Terpaksa Bersaksi soal Ahok, Pengamat: Hilang Sudah Citra dan Wibawa Ma’ruf Amin

zahid – Jumat, 4 Januari 2019 17:30 WIB

Eramuslim – Pernyataan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif, Ma’ruf Amin yang mengaku terpaksa menjadi saksi memberatkan bagi Basuki T. Purnama alias Ahok dalam kasus penodaan agama dinilai merugikan citra dirinya sendiri.

Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mempertanyakan sikap Cawapres nomor urut 01 tersebut.

Menurutnya, jika mengaku menyesal, sama saja Kiai Ma’ruf memposisikan Ahok sebagai korban politik.

“Sangat disayangkan pengakuan Ma’ruf tersebut, semakin memperkuat bahwa kebenaran Ahok bahwa kasus Al-Maidah dipolitisasi untuk kepentingan politik,” kata Pangi saat berbincang dengan redaksi, Jumat (4/1).



Ditekankannya, sikap Kiai Ma’ruf ini justru merusak citranya yang selama ini dianggap sosok yang ikhlas membela umat dan agama.

“Hilang sudah reputasi dan citra kiai besar Ma’ruf, bahwa waktu itu beliau tidak murni dan ikhlas, namun banyak kepentingan. Kiai mempermalukan dirinya sendiri bahwa beliau tidak ikhlas dan murni membela kepentingan umat dan agama, tapi lebih banyak kepentingan politiknya. Sehingga harus menyesal,” tutup Pangi.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan Ma’ruf Amin mengaku menyesal sudah menjadi saksi memberatkan bagi Ahok yang tengah didakwa melanggar pasal penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada tahun 2017 lalu.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Nasional Terbaru

blog comments powered by Disqus