Pengusaha Muslim Puspo Wardoyo Akan Somasi Ustadz Yusuf Mansyur

Puspo-WardoyoEramuslim.com – Pengusaha muslim pemilik jaringan usaha rumah makan ayam bakar “wong solo”, Haji Puspo Wardoyo bertekad akan yang melakukan somasi terhadap dai terkenal yang sering tampil di televisi swasta nasional, Ustadz Yusuf Mansur. Menurut Puspo, Yusuf Mansyur telah melakukan pengkhianatan terhadap janji mereka berdua dan pencemaran nama baik.

Usai sarasehan “Tinjauan Kritis atas Pengumpulan dan Penggunaan Dana Masyarakan yang Dilakukan Ustadz Yusuf Mansur” di sebuah rumah makan di Tebet, Jakarta Selatan (20/5), kepada Voa-Islam, Puspo Wardoyo menegaskan dirinya akan melakukan Somasi terhadap Yusuf Mansur dan sudah menunjuk seorang pengacara untuk melayangkan surat Somasinya.

“Terus terang saya merasa dikhianati dan dicemarkan nama baik saya oleh Yusuf Mansur dalam kasus mobil saya yang dipakainya sejak tahun 2007 lalu hingga sekarang. Jika dia tidak menanggapi Somasi, maka akan saya laporkkan ke Polisi” ungkap Puspo Wardoyo.

Menurut Puspo Wardoyo, pada tahun 2007 lalu ketika bisnisnya tengah menurun, dia membeli mobil baru minibus yang baru dipakainya selama 3 bulan. Tiba-tiba ketika bertemu Yusuf Mansur dalam suatu acara di Jakarta, secara terang-terangan  Yusuf Mansur meminta mobil tersebut dengan alasan untuk kegiatan dakwahnya. Jadi sebenarnya Puspo Wardoyo tidak memberikan mobil tersebut, tetapi mobil  itu beralih tangan ke Yusuf Mansur karena memang dimintanya.

Waktu itu Puspo Wardoyo menyanggupinya tetapi dengan syarat selain digunakan untuk dakwah, mobil juga digunakan untuk promosi ayam bakar “wong solo” dengan ditempeli stiker “wong solo” di depan, belakang, kanan dan kirinya.

“Waktu mobil dipakai Yusuf Mansur, ternyata stikel ayam bakar “wong solo” yang nempel di kaca depan justru dicopotnya,” ungkap Pospu Wardoyo.

Karena merasa sudah ada perjanjian mobil selain untuk dakwah juga promosi ayam bakar “wong solo”, akhirnya Puspo Wardoyo menegur Yusuf Mansur dan mengirim stiker baru agar ditempelkan di mobil, ternyata stiker tersebut tidak pernah ditempelkannya hingga sekarang ini, sehingga dirinya merasa dikhianati Yusuf Mansur.

“Terus terang sejak itu sampai sekarang saya tidak pernah bertemu muka dengan Yusuf Mansur,” ungkap Puspo Wardoyo.

Namun tiba-tiba sebulan lalu ada sms masuk ke nomor  hand phonenya dari seseorang yang mengaku sebagai sopir Yusuf Mansur. Adapun isinya meminta agar dirinya  segera menyerahkan BPKB mobil tersebut kepada Yusuf Mansur.

Sementara itu dalam tanggapannya, Yusuf Mansur menjelaskan bahwa mobil minibus itu telah diberikan Puspo Wardoyo kepada dirinya (bukan dimintanya) untuk digunakan dakwah. Namun Yusuf Mansur tidak menjelaskan sesuai perjanjian , mobil itu juga digunakan untuk promosi rumah bakar ayam bakar “wong solo” milik Haji Puspo Wardoyo.

Sedangkan menurut Puspo Wardoyo, mobil tersebut beralih tangan ke Yusuf Mansur bukan karena diberikan tetai diminta secara terang-terangan dan untuk itu banyak saksinya. Terbukti BPKB mobil tersebut sampai sekarang masih berada di tangannya.(rz)