Sosok Sandiaga di Mata Pengagas “Sedekah Rombongan”

Eramuslim.com – Tulisan Kang Saptuari Sugiharto, seorang pengusaha muda Yogyakarta, penggagas Sedekah Rombongan, tentang Sandiaga Uno yang beberapa hari lalu ke Jogja.

“i miss you bro…”

Sambil mengangkat kedua tangannya, Mas Sandiaga Uno naik ke panggung mendekat ke saya. Kami berpelukan beberapa detik, dan ini yang saya jawab di telinganya..

“Selamat ya mas, akhirnya sampai di titik ini..”

Hasil analisa kepribadian saya yang pernah keluar dalam dua metode, saya ini tipe orang introvet, tertutup pada hal tertentu. Termasuk untuk urusan pilihan politik, yang tidak pernah ada minat saya untuk terjun ke dalamnya. Saya memilih di sudut diam-diam, kagum pada orang-orang yang berani maju berjuang di dunia politik yang penuh caci maki, hoax, fitnah dan hasutan bertebaran setiap hari..

Ketika dua tahunan lalu nama saya muncul dalam polling 15 nama calon walikota Jogja, saya cuma mringis.

Awal tahun kemarin salah satu utusan partai besar mengontak saya, mau mencalonkan saya jadi salah satu caleg DPR dari wilayah Jogja… saya cuma mringis lagi.

Saya memilih tetap jadi warga biasa saja yang bebas kemana-mana..

tak ada minat,

tak ada bakat,

tak bisa dipaksa..

Saya pun paling mualess melihat perdebatan dengan istilah “cebong dan kampret” dibumbui cacian dan makian mampir di timeline saya. Energi negatifnya muntah kemana-mana, tanpa sungkan saya akan langsung unfriend atau blok akunnya..