free hit counters
 

Suara Gus Nur dari Penjara: Sidang Tak Layak Dilanjutkan!

Redaksi – Selasa, 17 Rajab 1442 H / 2 Maret 2021 14:45 WIB

eramuslim.com –  Terdakwa perkara ujaran kebencian, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur sudah dua kali menjalani sidang tanpa didampingi tim kuasa hukum. Sebabnya, dua saksi korban, yakni Menteri Agama, Yaqut Cholil Chomumas atau Gus Yaqut; dan Ketua Umum PB NU, Said Aqil Siradj empat kali absen di persidangan.

Sejak sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan, Gus Nur sama sekali belum pernah menginjak lantai ruang persidangan. Dirinya makin akrab dengan sambungan video virtual dari Rutan Bareskrim Polri.

Suara Gus Nur dari Penjara: Sidang Tak Layak Dilanjutkan!
Dua kenyataan itulah yang menjadi alasan bagi tim kuasa hukum Gus Nur ogah masuk ke ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan — bahkan mengambil sikap walk out. Hal itu rupanya membikin Gus Nur resah dan merasa sidang tidak layak untuk dilanjutkan.

“Pak hakim, berarti apakah masih layak sidang ini dilanjutkan? Dari saksi pertama sudah tidak tahu,tidak tahu, tidak tahu, saksi inti yang merasa saya merasa cemarkan namanya merasa dirugikan tidak hadir. (Sidang) tidak layak dilanjutkan,” ujar Gus Nur yang wajahnya terpampang di layar.



Menjawab pernyataan Gus Nur, hakim ketua Toto Ridarto menyampaikan, agar para saksi bisa dihadirkan secara virtual. Tak hanya itu, JPU juga mengklaim telah melayangkan panggilan kepada Gus Yaqut dan Said Aqil untuk bersaksi di persidangan.

Penampakan sidang lanjutan kasus Gus Nur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga)
Penampakan sidang lanjutan kasus Gus Nur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga)

“Kan sudah saya sampaikan saksi kan bisa online juga seperti terdakwa,” kata hakim Toto.

“Sudah kami sampaikan melalui staf khususnya bahwa minta tapi sampai sekarang belum ada respons yang mulia,” ujar JPU kepada hakim. (suara.com)

Baca Juga :

Sidang Gus Nur Kembali Terhambat, Said Aqil Siradj dan Yaqut Gagal Hadir , Tim Kuasa Walkout

Berita Nasional Terbaru