free hit counters
 

Survey: Ternyata Bukan PDIP , Tapi Golkar Kini Paling Dukung Rezim Joko Widodo

Redaksi – Selasa, 10 Rajab 1442 H / 23 Februari 2021 18:11 WIB

eramuslim.com – Partai yang paling loyal dan militan mendukung pemerintah saat ini ternyata  Partai Golkar pimpinan Airlangga Hartarto. Kesimpulan ini adalah hasil survei dari Timur Barat Riset Center (TBRC)

Walau Presiden Jokowi  berasal dari PDI Perjuangan ternyata partainya bukanlah yang paling militan dalam memberi dukungan kepada Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Berdasarkan hasil survei Timur Barat Riset Center (TBRC), disebutkan bahwa partai yang paling militan mendukung kebijakan rezim Jokowi adalah Partai Golkar pimpinan Airlangga Hartarto.

“Jawaban 1.985 responden, Partai Golkar merupakan parpol yang paling mendukung program-program pemerintah Jokowi-Maruf Amin di legislatif dengan 92,8 persen,” ujar Koordinator survei TBRC Johanes Romeo kepada wartawan, Selasa (23/2).

Jokowi: Golkar Goncangnya Dikit, Pemerintahnya Ikut Goncang Dikit | merdeka.com

Sementara partai PDIP  hanya menduduki uratan kedua dengan 89,2 persen. Selanjutnya, ada Partai Nasdem dengan 79,20 persen, PKB 78,8 persen, PPP sebanyak 60,2 persen.

Selanjutnya, Gerindra 50,20 persen, PAN 30,2 persen, Demokrat 18,50 persen, dan PKS 15,2 persen.

Responden juga menilai bahwa Partai Golkar merupakan yang paling bekerja keras dan konsisten membantu pemerintahan Jokowi-Maruf. Terutama untuk memulihkan perekonomian akibat pandemi Covid-19.



Kader Golkar, sambung Romeo, juga dianggap masyarakat paling aktif dalam penanganan Covid-19 dan membantu masyarakat dengan program-program partai.

Penilaian itu sejalan dengan tren suara beringin yang naik dibandingkan hasil Pemilu 2019 lalu. Pada Pemilu 2019 lalu, Golkar berhasil meraih 17.229.789 suara atau 12,31 persen.

“Golkar memiliki tingkat keterpilihan sebesar 14,2 persen, trennya naik dibandingkan hasil Pemilu 2019,” ujar Romeo.

Survei TBRC digelar pada 26 Januari hingga 10 Februari 2021 dengan melibatkan 1.985 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Survei ini menggunakan metode teknik pusposive sampling. Margin of error sebesar 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (em)

Berita Nasional Terbaru