Wacana Jokowi Soal Hukum Mati Koruptor Hanya Retorika, Bukan Ketegasan

Eramuslim – Wacana hukuman mati yang disampaikan Presiden Joko Widodo dinilai hanyalah sebagai retorika ketegasan bukan fakta ketegasan.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Amnesty Internasional, Usman Hamid saat mengisi diskusi ‘Koruptor Dihukum Mati, Retorika Jokowi?’.

“Saya melihat  secara retorika tegas namun secara fakta itu lembek,” ungkapnya di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (15/12).

Usman menjelaskan, banyak negara yang telah menghapus hukuman mati karena terbukti hukuman tersebut bukan jalan keluar dan tidak sepenuhnya menimbulkan efek jera.

“Bahkan Kanada pun kemarin telah mencabut hukuman mati itu dari negaranya. Hukuman mati justru menunjukan kegagalan penyelenggaraan pemerintahan,” jelasnya.

Kendati begitu, Usman tetap mengatakan bahwa korupsi merupakan kejahatan yang sangat serius. Oleh karena itu. penanganannya pun harus dengan langkah-langkah yang serius.

Gerakan anti korupsi itu sebenarnya tertinggal. Namun apapun kejahatannya usahakan tidak dengan hukuman mati,” katanya.

Sebelumnya Jokowi bicara soal hukuman mati saat mendapatkan pertanyaan dari siswa SMKN 57 Jakarta dalam acara #PrestasiTanpaKorupsi. (rmol)