free hit counters
 

Wakil Ketua MPR: Waspada! Ada Genderuwo Intimidasi di Masa Tenang Pemilu

zahid – Senin, 8 Sya'ban 1440 H / 15 April 2019 16:30 WIB

Eramuslim – Pemilu 2019 memasuki masa tenang. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengimbau masyarakat waspada terhadap segala bentuk politik uang.

“Kemarin ada yang ketangkap melakukan money politics atau serangan fajar. Jadi warga pun juga penting untuk mewaspadai jika di hari-hari tenang ini ada ‘genderuwo’ yang menakut-nakuti mereka dengan intimidasi atau mengambil kedaulatan mereka,” kata Hidayat di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Hidayat meminta rakyat menggunakan masa tenang ini untuk memantapkan pilihan. Ia berharap rakyat menggunakan hak pilih pada 17 April 2019.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar hari-hari ini digunakan untuk menginternalisasi segala yang mereka dengar dari kampanye dan pada 17 April nanti menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Selain kepada rakyat, dia mengimbau KPU-Bawaslu waspada terhadap potensi kecurangan di Pemilu 2019. Menurut Hidayat, masa tenang bukan berarti waktunya KPU-Bawaslu bersantai.

Hidayat menyinggung pencoblosan Pemilu 2019 di beberapa negara yang dinilai kacau. Ia mencontohkan pencoblosan di Malaysia, Australia, dan Hong Kong.

“Ini hari tenang, tapi harusnya KPU dan Bawaslu tidak tenang karena beragam kecurangan yang membuat WNI yang punya hak pilih jadi tidak bisa memilih, seperti terjadi di Malaysia, Sydney, Hong Kong,” sebut Hidayat.



“Itu harus dipertanggungjawabkan. Jadi hari tenang ini bukan artinya tenang terhadap potensi hilangnya hak (pilih) masyarakat,” tegas dia. (dtk)

——————–

ERAMUSLIM DIGEST EDISI 8, SATANIC FINANCE, PENJAJAHAN BERBASIS KEUANGAN,  BEST SELLER BUKU PEKAN INI…, “jelas sekali buku ini mengurai penyebab asal muasalnya , pantaslah negeri Indonesia menjadi seperti ini…” PESAN SILAHKAN WA/SMS KE 085811922988.

INI LINK NYA : https://m.eramuslim.com/resensi-buku/the-satanic-finance-eramuslim-digest-edisi-8.htm

Berita Nasional Terbaru

blog comments powered by Disqus