free hit counters
 

Agen CIA Pertama di Indonesia

Redaksi – Senin, 2 Jumadil Awwal 1441 H / 30 Desember 2019 07:00 WIB

Eramuslim.com – Dia mengawali operasi CIA di Indonesia. Membantu melawan PKI.

Pada suatu malam di awal tahun 1950, Rosihan Anwar, pemimpin redaksi harian Pedoman, bertamu ke rumah seorang Amerika Serikat. Orangnya sudah agak berumur, badannya gempal, kepalanya dicukur licin, murah senyum, dan suka tertawa.

Dia tinggal sendirian di rumah besar yang agak ke dalam, di pinggir jalan raya Bogor menuju Jakarta. Dia bolak-balik Bogor-Jakarta karena pekerjaannya sebagai atase di Kedutaan Besar Amerika Serikat.

“Sesungguhnya dia wakil Central Intelligence Agency (CIA), badan intelijen Amerika Serikat. Namanya: Arturo Campbell,” kata Rosihan dalam Sejarah Kecil “Petite Histoire” Indonesia Jilid 1. Dia menjadi agen sejak Perang Dunia II sebagai anggota OSS (Office of Strategic Service), pendahulu CIA.

Menurut Frances Gouda dan Thijs Brocades Zaalberg dalam Indonesia Merdeka Karena Amerika? pada 1947, CIA dibentuk untuk mengoordinasi operasi intelijen pemerintah dan memberi informasi cepat dan jelas kepada presiden. Setelah kudeta Ceko pada 1948, Truman memberi wewenang CIA untuk melakukan operasi politik rahasia, termasuk sabotase, subversi, dan dusta bila perlu. Operasi rahasia pertama CIA adalah dukungan keuangan dan praktis kepada kelompok Kristen Demokrat Italia yang menghadapi Partai Komunis Italia yang kuat.

Tentu saja Indonesia menjadi target CIA karena terdapat Partai Komunis Indonesia yang kuat.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Historia Terbaru