free hit counters
 

Bocoran Wikileaks: FPI Pernah Ditarget Sniper Marinir AS

Redaksi – Sabtu, 30 Zulqa'dah 1440 H / 3 Agustus 2019 06:30 WIB

Eramuslim.com Pada 19 Februari 2006, massa Front Pembela Islam (FPI) berdemonstrasi di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Mereka memprotes visualisasi Nabi Muhammad Saw. di gedung Mahkamah Agung AS. Menurut selebaran yang dibagikan pendemo, patung buatan tahun 1835 itu sudah sering diprotes kaum muslim di seluruh dunia. Selain patung Nabi Muhammad, juga ada visualisasi Nabi Muda dan Confusius.

Tempo.co melaporkan demonstrasi yang berlangsung sekitar satu jam itu diwarnai perusakan kaca dan pagar kedutaan. Mereka juga melempari gedung kedutaan dengan batu dan telur busuk. Kerusakan meliputi pagar pembatas antrean, kaca jendela ruang tempat menerima tahu pecah, dan meja yang biasa digunakan satpam untuk menerima tamu digulingkan. Massa juga membakar bendera dan gambar Presiden AS George W. Bush.

Mereka beraksi tanpa menyadari bahwa sniper marinir AS mengintai dari atas gedung siap menembak.

Pihak Kedubes AS kemudian menghubungi Yahya Assegaf, agen Badan Intelijen Negara (BIN). Mereka menanyakan apakah FPI bagian dari Alqaeda Indonesia.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Historia Terbaru