free hit counters
 

Dengan Panahan, Konstantinopel Berhasil Direbut

Redaksi – Selasa, 18 Rajab 1439 H / 3 April 2018 08:00 WIB

Eramuslim.com -Sebagai salah satu cabang olah raga modern, panahan me mang tak sepopuler sepak bo la, bulu tangkis, atau bola bas ket. Namun, bagi umat Islam, panahan menempati posisi yang istimewa karena merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda, `’Ajarilah anak-anak kalian berkuda, bere- nang, dan memanah. (HR Bukhari dan Muslim). Sementara, dalam kesem- patan lain, Rasullullah bersabda, `’Lem parkanlah (panah) dan tung- gangilah (kuda).”(HR Muslim).

Pada masa Rasulullah dan Khulafa ar-Rasyidin, memanah menjadi sarana penting untuk berperang. Seseorang yang memiliki keahlian memanah pada masa itu, dapat memberi sumbangsih besar kepada kaum Muslimin dalam memetik kemenangan di berbagai medan perang.

Dalam kisah yang lain, kepiawaian memanah diyakini menjadi kunci kemenangan pasukan yang dipimpin Sultan Muhammad Alfatih saat berjuang merebut Konstatinopel pada abad ke- 14. Dalam operasi penaklukan itu, pasukan Sultan Muhammad terlebih dahulu berenang mengarungi Selat Bosphorus, kemudian berkuda sembari melepaskan ribuan anak panah untuk mengobrak-abrik pasukan musuh. Akhirnya, kemenangan pun diperoleh.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

loading...

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus