free hit counters
 

Dr. Batara Hutagalung: Memisahkan Papua Barat dari NKRI, Skenario Pecah Belah UNPO dan ABDACOM

Redaksi – Jumat, 30 Agustus 2019 16:15 WIB

Eramuslim.com – SETELAH Bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Belanda dan sekutunya dalam Perang Dunia II ABDACOM (American, British, Dutch, Australian Command), berusaha untuk menjajah Indonesia, bahkan ingin menghancurkan NKRI. Namun upaya mereka untuk menaklukkan RI dan TNI tidak berhasil.

Perang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia melawan agresi militer Belanda berakhir dengan tercapainya kesepakatan dalam Konferensi Meja Bundar (KMB 23.8.-2.11.1949) di Fen Haag, Belanda tahun 1949 yang difasilitasi oleh PBB.

Namun Belanda dan sekutu serta antek-antek/kaki-tangannya di Indonesia tetap berusaha untuk memecah-belah Negara dan Bangsa Indonesia.

Selama berlangsungnya Perang Dingin (1947-1990/1991) antara kubu Komunis (Pakta Warsawa) dan kubu anti komunis (NATO), sejak tahun 1967, yaitu sejak berkuasanya rezim Orde Baru, Indonesia dikategorikan sebagai negara anti komunis, sehingga Indonesia “untuk sementara aman” dari upaya pecah-belah yang dilakukan oleh kubu NATO dimana negara-negara ABDA tergabung.

ABDACOM dibentuk di Asia Tenggara pada bulan Januari 1942, dalam rangka menghadapi agresi militer Jepang yang dimulai dengan penyerangan terhadap Pearl Harbor, Pangkalan AL Amerika Serikat di Hawaii pada 7 Desember 1941.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus