free hit counters
 

Gereja Eropa Terjemahkan Alquran Sejak Abad ke-12 M, Kenapa Disembunyikan?

Redaksi – Kamis, 28 Muharram 1442 H / 17 September 2020 07:30 WIB

Terjemahan Alquran Lex Mahumet pseudoprophete karya Petrus Agung dapat diterima oleh bangsa Eropa. Dalam waktu singkat menyebar luas di tengah-tengah masyarakat non-Muslim. Bahkan, terjemahan tersebut menjadi referensi terjemahan Alquran untuk bahasa-bahasa lain, seperti Italia, Inggris, Jerman, Prancis, dan Belanda

Selama periode 1649 hingga 1970, lebih dari 295 terjemahan sempurna dan 131 terjemahan terpencar, atau pilihan-pilihan dari Alquran dilakukan ke dalam bahasa Inggris. Karena memiliki beberapa keistimewaan, beberapa di antara terjemahan ini dicetak beberapa kali. Karya terjemahan Alquran versi bahasa Inggris pertama kali dibuat oleh Alexander Ross pada 1649 dengan mengadopsinya dari terjemahan Alquran berbahasa Prancis, L’Alcoran de Mahomet.

Namun, dari sekian banyak terjemahan Alquran dalam bahasa Inggris, terjemahan milik George Sale adalah yang paling terkenal.  Sale merupakan seorang orientalis berkebangsaan Inggris. Ia menerjemahkan Alquran pada 1734 dan diberi judul The Alcoran of Mohammed. Terjemahan Alquran karya Sale ini bahkan menjadi salah satu koleksi buku yang dimiliki oleh pendiri Amerika Serikat Thomas Jefferson.

Sejumlah sumber sejarah menyebutkan terjemahan karya Sale ini sudah dicetak sebanyak 35 kali. Sedangkan dalam Ensiklopedia Dunia Penerjemahan Alquran, karya Sale ini telah dicetak ulang sebanyak 105 kali.(rol)

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2

Historia Terbaru