free hit counters
 

Inilah Pasukan Pribumi Antek Belanda

Redaksi – Rabu, 19 Muharram 1439 H / 11 Oktober 2017 07:30 WIB

Dikisahkan oleh Sprang, pada suatu pagi menjelang siang, dengan menggunakan jip terbuka dari Bekasi, Bavinck dan Panji memimpin militer Belanda dan sebagian anggota HMOT menembus jalur ke Karawang. Sementara di antara pasukan yang berangkat menggunakan 17 gerbong kereta api, pasukan HMOT dengan gagah berdiri di gerbong terdepan yang dilindungi karung-karung pasir.

”Mereka dipimpin oleh salah seorang bekas anggota LRDR bernama Harun Umar,” tulis sejarawan Ali Anwar dalam K.H. Noer Ali: Kemandirian Ulama Pejuang.

Di Stasiun Tambun, sekelompok pasukan TNI dari Batalion Beruang Merah menghadang pergerakan pasukan Belanda dan HMOT. Terjadilah pertempuran sengit yang membuat jatuh banyak korban di kedua pihak. Sejumlah anggota HMOT yang terluka tetap nekat menyerang. “Secara bersemangat mereka menyerbu para penghadang sambil sesekali berteriak ‘minta pelor, Tuan’ kepada tim penyedia amunisi,” tulis Sprang.

Dua hari kemudian, militer Belanda berhasil menembus dan menguasai Karawang. Kemenangan gemilang itu otomatis meningkatkan reputasi HMOT di kalangan militer Belanda. Terlebih setelah Bavinck dianugerahi penghargaan Militaire Willemsorde yang prestisius atas jasanya memimpin HMOT. HMOT dipuji para pejabat militer Belanda.

← Halaman sebelumnya Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus