free hit counters
 

Jurnalis Arab Pro Republik

Redaksi – Selasa, 28 Sya'ban 1439 H / 15 Mei 2018 11:30 WIB

Foto: detik.com

Eramuslim.com – Sejarah mencatat Mesir adalah negara pertama yang mengakui proklamasi kemerdekaan Indonesia. Para pelajar Indonesia yang ada di sana menerima berita tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia dari kantor berita Arabian Press Board (APB). Berita-berita itu diteruskan dalam konferensi Liga Arab. Walhasil, negara-negara Islam di Timur Tengah bersimpati dan memberikan dukungannya.

Menurut Nabiel A. Karim Hayaze, peneliti Menara Center – Lembaga Riset Keturunan Arab – dari berita-berita itulah negara di Timur Tengah mendapat informasi tentang Indonesia; negara berpenduduk Muslim dengan presidennya yang bernama  Ahmad Sukarno. Dan sejak itu pula masyarakat Mesir memantau perjuangan Indonesia melawan Belanda yang berujung pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Mesir.

“Berita-berita APB diterjemahkan dalam bahasa Arab oleh penyiar RRI dan diterima oleh pelajar-pelajar Indonesia yang ada di Mesir. Berita yang dikirim sepotong-sepotong, kemudian dikumpulkan dan dituliskan dalam media Mesir,” ujar Nabiel dalam diskusi “Mengenang M. Asad Shahab: Arabian Press Board Mengawal Proklamasi” di Perpustakaan Nasional (11/5.)

Dari beberapa kantor berita yang beroperasi di masa revolusi, APB menjadi media pro-Republik yang paling leluasa bergerak di mancanegara. Kantor berita Antara jangkauannya hanya terbatas di dalam negeri. Kantor berita Domei masih dikontrol oleh Jepang. Reuters berpihak kepada Sekutu. Sementara APB memiliki hubungan dengan jaringan ulama para imigran ke Indonesia dalam rangka berdakwah dan berdagang. Sosok penting di balik aktifitas APB menyebar berita proklamasi di luar negeri tersebutlah nama Mohammad Asad Shahab.

Asad Shahab dan APB

Asad Shahab lahir di Jakarta pada 23 September 1910 dari keluarga Betawi berdarah Arab. Ayahnya, Ali Shahab adalah juragan tanah yang termasuk salah seorang tokoh perintis Jamiat Kheir. Menurut Alwi Alatas, sejarawan yang mengkaji komunitas Hadrami di Indonesia, Jamiat Kheir merupakan organisasi Islam modern pertama di Hindia Belanda.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus