free hit counters
 

Ketika Soeharto Bertemu Dewi Ratna Sari dan Bu Tien Cemburu

Redaksi – Kamis, 12 Zulqa'dah 1439 H / 26 Juli 2018 14:00 WIB

Eramuslim.com – TAK lama setelah menerima Supersemar (Surat Perintah 11 Maret 1966), Panglima Kostrad Mayjen TNI Soeharto bertemu dengan Ratna Sari Dewi di lapangan golf di Rawamangun, Jakarta Timur. Pertemuan itu diatur dengan hati-hati mengingat Dewi adalah istri Presiden Sukarno.

Brigjen TNI Yoga Sugomo, asisten I (intelijen) Kostrad, menyebut gagasan pertemuan itu berasal dari Martono, kelak menjadi menteri transmigrasi. Tujuan pertemuan itu untuk mengorek informasi kegiatan dan kebijakan Sukarno pada saat-saat menjelang peristiwa 30 September 1965.

“Tidak mudah mengatur pertemuan itu karena Dewi adalah istri presiden. Oleh karena itu, diusulkan agar pertemuan dilakukan secara tidak resmi. Rencananya, Soeharto akan bertemu dengan Dewi di lapangan golf,” kata Yoga dalam edisi revisi biografinya, Jenderal Yoga: Loyalis di Balik Layar karya B. Wiwoho dan Banjar Chaeruddin.

Foto: jiji.com

Probosutedjo, adik Soeharto, memberikan keterangan berbeda. Menurutnya, inisiatif pertemuan berasal dari pengusaha Bob Hasan, sahabat Soeharto, yang prihatin melihat hubungan Soeharto dan Sukarno kurang harmonis. Anak angkat Jenderal TNI Gatot Soebroto ini mengundang Dewi bermain golf di Rawamangun. Pada saat yang sama, dia juga mengundang Soeharto bermain golf. Barangkali dengan melobi Dewi, hubungan Soeharto dan Sukarno bisa kembali membaik.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

loading...

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus