free hit counters
 

Ketika Soekarno Menginginkan Haryatie, Oesman Ditangkap Gegara Menghalangi

Redaksi – Selasa, 17 Safar 1442 H / 6 Oktober 2020 06:00 WIB

Soenarjo : “Bung Karno meminta Saudara menangkap seorang pengusaha Surabaya bernama Oesman.”

“Bung Karno tidak suka dengan orang itu, karena menghalang-halangi keinginan Bung Karno mengawini Haryatie”, lanjut Soenarjo.

Soenarjo : “Pokoknya orang ini harus masuk. Tidak tahu bagaimana caranya terserah Saudara. You berangkat ke Surabaya, hubungi jaksa di sana, suruh periksa, cari kesalahannya kemudian tahan !”, instruksi Soenarjo kepada Singgih tegas.

Dengan hati pilu, Singgih berangkat ke Surabaya. Saat itu Bung Karno sedang berada di puncak kejayaannya, dan tidak ada yang berani menolak titahnya.

Oesman adalah kerabat Haryatie yang mencoba menghalang-halangi rencana pernikahan tersebut sehingga membuat Bung Karno marah. ~ Singgih dalam buku memoarnya merasa sangat terkejut alang kepalang mendengar perintah ini. Ini adalah persoalan pribadi antara seorang pria dengan perempuan, dan Singgih tidak bisa begitu saja menangkap orang.

Singkat cerita, pihak Kejaksaan menjerat Oesman dengan pasal UU tindak pidana ekonomi, setelah menemukan Oesman memiliki gudang yang tidak dilengkapi izin.

Referensi:

buku 1. “Hariyatie Soekarno” – Grasindo 2001



buku 2. “Singgih – Memoar Seorang Jaksa Agung” – 2003

 

source: 

https://www.sejarahone.id/ketika-soekarno-menginginkan-haryatie-oesman-menjadi-tahanan/

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2

Historia Terbaru