free hit counters
 

Kisah Pilot AU Bombardir Istana, gegara Isu Pacar Cantiknya Direbut Soekarno

Redaksi – Kamis, 22 Jumadil Awwal 1442 H / 7 Januari 2021 16:30 WIB

Eramuslim.com – Seperti kita ketahui dalam sejarah bangsa Indonesia , Presiden Sukarno selama masa pemerintahannya , berkali-kali mengalami percobaan pembunuhan.

Mulai dari digranat di Cikini dan Makassar (Sulawesi Selatan), upaya penembakan saat Shalat Idul Adha dan lain-lain, namun selalu saja Sukarno selamat.

Namun serangan yang paling berbahaya dan tidak disangka-sangka adalah peristiwa Maukar. Daniel Maukar, seorang pilot penerbang tempur Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) menerbangkan pesawat tempur Mig-17 dan membombardir Istana.



Peristiwa gila yang mencekam ini terjadi pada siang hari bolong tanggal 9 Maret 1960. Pada siang bolong itu Istana Merdeka diguncangkan oleh ledakan yang berasal dari bombardir tembakan kanon 23 mm pesawat jet tempur Mig-17 yang dipiloti Daniel ‘Tiger’ Maukar. Bukan hanya menembaki Istana Merdeka, Maukar juga menembaki Istana Bogor dan pangkalan minyak di Plumpang.

Berbagai spekulasi langsung merebak di balik insiden yang mencoreng AURI tersebut. Hasil penyelidikan membuktikan bahwa Maukar memang sudah merencanakan aksinya ini. Ia bahkan sudah menetapkan target dan jalur pelarian. Begitu lepas landas dari Pangkalan Udara Kemayoran, ia menerbangkan pesawatnya memutar menuju Plumpang dan menembak pangkalan minyak milik Shell tersebut. Setelah itu, ia langsung bermanuver tajam ke kanan menuju Istana Merdeka. Setelah memberondong istana, Maukar langsung meluncurkan pesawatnya ke Bogor dan memberondong Istana Bogor, lalu kemudian kabur ke arah Garut.

Ia mendarat darurat di pesawahan di daerah Kadungora, Garut, dan hebatnya, ia tak membuat pesawat tempur tersebut rusak dalam pendaratan darurat. Rencananya, ia akan dijemput dan bergabung dengan gerilyawan pemberontak Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) pimpinan Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo, namun ia tak lama kemudian keburu ditangkap oleh tentara dari Divisi Siliwangi.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Historia Terbaru