free hit counters
 

Kokam: Pasukan Antikomunis, Penjaga Aset Muhammadiyah (2)

Redaksi – Senin, 16 Safar 1442 H / 5 Oktober 2020 11:00 WIB

Guna menghadapi berbagai ancaman dari PKI, maka Muhammadiyah, NU, PSII dan Perti menggagas satu komando aksi umat Islam di Yogyakarta. Pelaksananya ialah HMI, PII, Pemuda Muhammadiyah, IMM, NA, GP Ansor, dan lain-lain.

Mereka lalu membentuk sebuah kelompok bernama Komando Siaga Umat Islam (Kogalam). Namun, badan ini tidak sempat bekerja menjalankan tugasnya mengkoordinir semangat perlawanan di antara umat Islam Yogyakarta. Oleh karena itu, semangat warga Muhammadiyah yang terlanjur menyala kemudian disalurkan lewat KOKAM.

Kalangan Islam bekerja sama dengan tentara, khususnya AD, karena keduanya memandang komunis sebagai musuh bersama, meski dengan alasan berbeda. Muhammadiyah berkooperasi dengan beberapa jenderal AD, termasuk Menhankam AH Nasution, Pangkopkamtib Suharto dan Panglima RPKAD Sarwo Edhie. Di Surakarta, gerakan RPKAD-nya Sarwo Edhi mendapat sokongan kuat dari KOKAM. (Bersambung)

Penulis: Muhammad Yuanda Zara, Sejarawan (sumber: RepublikaOnline)

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2 3

Historia Terbaru