free hit counters
 

Masuknya Islam ke Selandia Baru, Salah Satunya Dari Jawa

Redaksi – Senin, 10 Rajab 1440 H / 18 Maret 2019 06:15 WIB

Eramuslim.com – Aksi terorisme terjadi di Selandia Baru pada Jumat, 15 Maret 2019. Pelaku utamanya, Brenton Tarrant, pria kulit putih berusia 28 tahun kelahiran Australia, menembaki kaum muslim di dua masjid di Christchurch. 49 orang meninggal, dan sekira 20 orang terluka termasuk dua warga negara Indonesia.

Aksi biadab itu menjadi peristiwa kelam bagi warga muslim di Selandia Baru yang telah berusia lebih dari seabad.

Muslim pertama yang masuk ke Selandia Baru berasal dari Cina. Mereka datang untuk bekerja di pertambangan emas. Mereka disebut dalam sensus tahun 1874.

Sensus itu, menurut Erich Kolig dalam New Zealand’s Muslims and Multiculturalism,mendaftar 17 “Mohamatans” atau “Mahometans”, semuanya laki-laki, di antaranya 15 orang Cina yang bekerja di tambang emas Otago di Dunstan dekat Dunedin.

Kegiatan beragama mereka tidak dicatat atau dikomentari. Sehingga tidak diketahui apakah mereka taat beribadah, dengan cara apa mereka menyembah, atau bagaimana mereka mengekspresikan kesalehan mereka atau sebaliknya. Tidak diketahui apakah mereka akhirnya memutuskan untuk tinggal secara permanen atau kembali ke Cina. Juga tidak diketahui apakah mereka, atau beberapa dari mereka, membangun keluarga di Selandia Baru dan meneruskan keyakinannya kepada anak-anaknya.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus