free hit counters
 

Muharram dan Larangan Berperang Bagi Bangsa Arab

zahid – Jumat, 30 Agustus 2019 17:30 WIB

Menurut Kiai Ahsin, masyarakat Arab sebelum Islam kerap mengacaukan urutan bulan haram. Padahal, pada empat bulan haram itu sudah ditetapkan agar tidak dilakukan perang.

Namun, masyarakat Arab melanggarnya dan melakukan perang di bulan Muharram dengan mendahulukan atau mengakhirkan bulan haram. Di sini, mereka menghalalkan satu bulan haram dan mengharamkan bulan yang lain sebagai gantinya.

Allah berfirman, “Sesungguhnya pengunduran (bulan Haram) itu hanya menambah kekafiran. Orang-orang disesatkan dengan (pengunduran) itu, mereka menghalalkannya suatu tahun dan mengharamkannya pada suatu tahun yang lain, agar mereka dapat menyesuaikan dengan bilangan yang diharamkan Allah, sekaligus mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Oleh setan) dijadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan buruk mereka. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (QS at-Taubah: 37). (rol)

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus