free hit counters
 

Pesan M. Natsir Kepada Umat Islam Indonesia

Redaksi – Kamis, 4 Rabiul Awwal 1442 H / 22 Oktober 2020 23:55 WIB

Eramuslim.com

Melawan lupa !

Pesan Pak Natsir Kepada Umat Islam Indonesia

Oleh: M. Amin Djamaluddin (Staf Khusus Pak Natsir dalam Bidang Aliran Sesat)

Pada suatu hari, Bapak M. Natsir (Alloohu yarham) bercerita di hadapan Pak Sukayat (Alloohu yarham) dan saya (M. Amin Djamaluddin) di kantornya DDII Jl. Kramat Raya no. 45 Jakarta Pusat.



Pak Natsir berkata, “Suatu hari, Presiden Ir. Soekarno datang menemui saya (M. Natsir) dan berkata, “Saudara Natsir, saya serahkan negara ini kepada Saudara!” Kedatangan Presiden Soekarno menemui Pak Natsir itu, disebabkan Indonesia ini sudah tidak ada lagi, dan yang ada adalah negara serikat yang bernama RIS (Republik Indonesia Serikat) yang sudah terbagi menjadi 16 (enam belas) negara bagian.

Setelah didatangi oleh Presiden Soekarno tersebut serta mengatakan perkataannya, “Saya serahkan negara ini pada Sdr. Natsir!” maka Pak Natsir segera menemui gurunya, A. Hassan.

Kepada gurunya A. Hassan, Pak Natsir menceritakan bahwa Presiden Soekarno telah datang menemuinya, dan Bapak Presiden telah menyerahkan negara ini (Republik Indonesia) kepada saya. “Adakah saran dari Tuan Hassan dalam masalah ini?” Pak Natsir meminta petunjuk dari gurunya A. Hassan.

Sejenak kemudian, A. Hassan pun menjawab, “Ingat Sdr. Natsir, waktu dinding Ka’bah roboh terkena banjir, dan Hajar Aswad terbawa banjir, pada waktu itu, seluruh kabilah Quraisy berebut untuk mengembalikan Hajar Aswad tersebut ke tempatnya semula. Pemimpin kabilah yang ini mengatakan bahwa mereka lah yang berhak untuk mengembalikan Hajar Aswad ke tempatnya semula. Sedangkan pemimpin kabilah yang lain mengatakan bahwa mereka lah yang berhak untuk mengembalikan Hajar Aswad ke tempatnya. Pendeknya, perebutan untuk mengembalikan Hajar Aswad ke tempatnya semula hampir membuat perpecahan di antara kabilah-kabilah Quraisy di Mekkah pada saat itu.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Historia Terbaru