free hit counters
 

Upaya Kerdilkan Peran Umat Islam di Indonesia-Melayu

zahid – Rabu, 18 Safar 1442 H / 7 Oktober 2020 15:30 WIB

Eramuslim – Seperti menyadari benar potensi Islam untuk kebangkitan sebuah peradaban, maka selama ratusan tahun telah dilakukan berbagai usaha untuk memperkecil peran Islam, tak terkecuali di bumi Nusantara.

Seperti yang dilakukan para orientalis Belanda, seperti Snouck Hurgronje. Prof Naquib al-Attas menulis tentang masalah ini:

”Kecenderungan ke arah memperkecil peranan Islam dalam sejarah Ke pulauan ini, sudah nyata pula, misalnya dalam tulisan-tulisan Snouck Hurgronje pada akhir abad yang lalu. Kemudian hampir semua sarjana-sarjana yang menulis selepas Hurgronje telah terpengaruh kesan pemikirannya yang meluas dan mendalam di kalangan mereka, sehingga tidak mengherankan sekiranya pengaruh itu masih berlaku sampai dewasa ini. Namun begitu, baik dalam tulisan Hurgronje maupun dalam tulisan Van Leur, tidak terdapat hujjah-hujjah ilmiah yang mempertahankan pandangan demikian mengenai Islam dan peranan sejarahnya.” (Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu, hlm 36).

Snouck Hurgronje menyambut Pangeran Saud di Leiden University, 1936. Sumber foto: Wikimedia Commons

Melalui bukunya, Snouck Hurgronje en Islam (Diindonesiakan  Girimukti Pusaka, dengan judul Snouck Hurgronje dan Islam, 1989), PSJ Van Koning sveld memaparkan sosok dan kiprah Snouck Hurgronje dalam upaya membantu penjajah Belanda untuk ’menaklukkan Islam’.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Historia Terbaru