free hit counters
 

Pakar Sejarah Sebut Swiss Terlibat Penjajahan di Indonesia

Redaksi – Rabu, 24 Zulhijjah 1442 H / 4 Agustus 2021 19:30 WIB

Bagaimana Anda bisa menulis sejarah Swiss dan kolonialisme, padahal ini memalukan Swiss sendiri?

Jujur saja, sumber yang ada sangat terbuka. Misalnya di Heiden, mereka punya banyak koleksi di era penjajahan. Lalu mereka ingin penjelasan dari semua itu. Banyak ahli dicari.Salah satunya saya sebagai penulis buku itu. Jadi mereka terbuka karena ingin tahu lebih dalam.

Ada juga keluarga Schmidt, bagaimana Anda mengenalnya?

Saya tidak kenal pribadi. Namun saya berbicara dengan mereka yang terlibat. Semacam ambivalen, satu sisi ada koleksi yang menarik, eksotis. Tapi di lain hal itu juga mereka merasa tidak oke, karena eksploitasi.

Apa yang sulit dari menulis buku itu?

Seperti menata puzzle. saya harus menata satu demi satu teka-teki itu. Nama-nama pengusaha Swiss tidak banyak tertulis di koran zaman itu. Dokumen lain, surat menyurat juga sangat seidikit. Misalnya pengusaha tekstil Zimmermann, yang saya harus merekonstruksi dari bukti koran yang tidak banyak.



Bagaimana reaksi orang Swiss terhadap fakta ini?

Tidak banyak reaksi. Ini juga tema yang tidak banyak di media. Tapi akhir-akhir ini mulai berubah. Paling tidak mulai banyak yang tertarik.

Jadi masyarakat Swiss tidak tahu bahwa Swiss itu juga penjajah?

Ya, Swiss tidak banyak tahu. Selama ini yang terkenal sebagai penjajah kan Belanda, Perancis, Jerman atau Belgia. Namun lambat laun akan mengetahui juga, lambat laun akan sadar juga.

← Halaman sebelumnya Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4

Berita Terbaru