free hit counters
 

Inilah Peluru Karet Tentara Zionis: 99% Logam, 1% Karet

Rizki Ridyasmara – Rabu, 29 Ramadhan 1442 H / 12 Mei 2021 17:10 WIB

Eramuslim.com – Dalam Standard Operation and Procedure (SOP) pasukan anti huru-hara di negeri manapun, penggunaan peluru karet merupakan tahap kedua dari upaya menjinakkan masa yang tidak terkendali, yang biasanya diawali dengan himbauan, lontaran gas airmata, dan tembakan ke atas sebagai peringatan.

Peluru karet yang lazim digunakan adalah sebuah selongsong peluru dari tembaga berbentuk biasa, namun ujungnya bukan timah melainkan karet keras berwarna hitam atau abu-abu gelap. Jika ditembakan dalam jarak dekat, peluru karet ini bisa menembus kulit. Namun SOP pasukan anti huru-hara di mana pun hanya membolehkan menembak peluru karet dalam jarak yang telah ditentukan, sehingga jika peluru karet mengenai sasaran, maka tidak akan mampu menembus kulit dan hanya membuat luka kecil atau memar.

Tujuan penggunaan peluru karet hanya membuat efek kejut dan takut, sedikit sakit, agar massa yang tidak terkendali membubarkan diri. Sasaran peluru karet pun dilakukan secara amat selektif, hanya kepada orang-orang yang diidentifikasi sebagai provokator massa.

Hal ini berlaku di seluruh dunia, berlaku bagi setiap pasukan anti huru-hara seluruh negara. Terkecuali Zionis-Israel.

Jenis peluru karet yang dipergunakan selama ini oleh Israeli Defense Forces (IDF) sangat berbeda dengan spesifikasi standarisasi peluru karet internasional. Peluru karet yang diproduksi Israeli Military Industries (IMI), pabrik senjata Zionis-Israel yang mendapat dana dari Amerika Serikat dan sejumlah negara sekutunya.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Palestina Terbaru