free hit counters
 

Piala Dunia Ala Gaza Dimulai

Al Furqan – Senin, 18 Jumadil Awwal 1431 H / 3 Mei 2010 14:26 WIB

Dimulai pada hari Ahad kemarin (2/5), kompetisi sepakbola dengan nama "Piala Dunia Gaza", dibuka di Jalur Gaza dengan kehadiran 16 tim sepak bolah Palestina. Acara ini didanai oleh UNDP PBB yang ada di Gaza.

Turnamen olahraga profesional, di Jalur Gaza ini akan berlangsung selama dua minggu berturut-turut, dengan 14 klub lokal dari klub liga premier serta klub-klub terbaik dari klub divisi pertama, masing-masing tim sepak bola Palestina akan bermain dan diberi nama sesuai dengan nama-nama negara peserta piala dunia yang akan berlangsung di Afrika Selatan bulan depan.

Turnamen sepakbola ini diikuti oleh hampir 200 warga asing yang berada di Jalur Gaza yang bekerja di lembaga-lembaga internasional, dan diikuti juga oleh 200 pemain Palestina. Turnamen ‘Piala Dunia’ ini dirancang dari puing-puing reruntuhan rumah dan sekolah yang telah dihancurkan, yang bertujuan untuk membawa pesan ke seluruh dunia bahwa rakyat Gaza pantas untuk memecahkan blokade dan layak untuk hidup.

Wakil Ketua Federasi Sepak Bola Palestina, Ibrahim Abu Salem mengatakan, "Lewat Piala Dunia Gaza, kami ingin mengumumkan kepada dunia bahwa warga Gaza tetap menggelar berbagai kompetisi dan turnamen meski berada di bawah blokade dan tekanan."

Perwakilan Program Pembangunan resmi PBB di Gaza, Tamer Qurmawd, menekankan bahwa pembiayaan Piala Dunia di Gaza adalah bagian dari dukungan berlanjut UNDP untuk pemuda Gaza pada sektor olahraga, ia menyatakan bahwa organisasinya akan terus mendukung kegiatan dan klub olahraga dalam subyek peningkatan kapasitas kegiatan olahraga dan budaya untuk melayani di jalur Gaza.

Pemain Palestina Ashraf Hamad, yang turut ambil bagian dalam turnamen itu, menyatakan bahwa dirinya percaya olahraga merupakan jembatan perdamaian dan saling pengertian dan pertukaran budaya di antara masyarakat, ia menekankan bahwa olahraga adalah salah satu dari cara-cara damai untuk mengidentifikasi budaya masyarakat khususnya di Gaza yang telah hancur di serangoleh agresi militer Israel beberapa waktu yang lalu.(fq/aby/xinhua)

Berita Palestina Terbaru