free hit counters
 

Belitan Naga Digital RRCina

Redaksi – Kamis, 6 Rajab 1440 H / 14 Maret 2019 12:00 WIB

Eramuslim.com – Diskusi seputar Belt and Road Initiative (BRI) cenderung berfokus pada aspek-aspek nyata; terutama terkait dengan infrastruktur fisik termasuk jalan, kereta api dan pembangkit listrik. Namun, selain dua Jalan sutra yang ada – Sabuk Ekonomi Jalan Sutra (rute darat) dan Jalur Sutra Maritim Abad 21 (rute laut), maka Cina memproklamirkan “Jalur Sutra” ketiga juga diproklamasikan pada tahun 2015 yaitu “ Informasi Silk Road “. Nama ini kemudian berganti nama menjadi Digital Silk Road (DSR). Tujuannya dikatakan pemerintah Cina untuk meningkatkan konektivitas komunikasi internasional dan mendorong internasionalisasi perusahaan-perusahaan teknologi China yang berkembang pesat.

Satu dekade yang lalu, sangat sedikit yang percaya bahwa Cina dapat mengembangkan sektor digital yang sedemikian canggih dalam waktu yang singkat. Namun, pada tahun 2016, ekonomi digital Tiongkok mencapai jumlah 30,3 persen dari PDB negara itu berdasar info Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China.

Pada 2017, e-commerce China yang merupakan 42% dari pasar global. Raksasa teknologi termasuk Alibaba dan Tencent telah mengalami peningkatan valuasi sejalan dengan rekan-rekan mereka di AS.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4 5 6 7

Tahukah Anda Terbaru

blog comments powered by Disqus