free hit counters
 

Uni Eropa Ngeri Jika Turki Perang Dengan Yunani, Serukan Damai

Redaksi – Rabu, 27 Muharram 1442 H / 16 September 2020 17:00 WIB

Eramulsim.com – Sebuah “hubungan yang semakin konfrontatif” antara Turki dan Uni Eropa (UE) tidak akan menawarkan solusi apa pun untuk masalah terkait Mediterania Timur, ungkap kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa pada Selasa.

“Jelas bahwa solusi tidak akan datang dari hubungan yang semakin konfrontatif. Kami tidak menginginkannya. Turki adalah tetangga penting bagi UE, dan kami tidak akan mengubah geografi, dan selamanya akan tetap demikian,” kata Josep Borell saat berbicara di Parlemen Eropa.

Borell mengatakan kekaisaran lama akan datang kembali dan ini menciptakan lingkungan baru. “Kerajaan akan kembali. Setidaknya ada tiga dari mereka. Yakni Rusia, China, dan Turki, mereka kerajaan besar di masa lalu. Mereka kembali dengan pendekatan pada lingkungan terdekat mereka dan secara global. Turki adalah salah satu elemen yang mengubah lingkungan kita,” ungkap dia.



Borell mengatakan lebih banyak upaya diperlukan untuk menyelesaikan krisis di Mediterania Timur karena dirinya telah melakukan upaya untuk mengurangi ketegangan selama musim panas. Dia juga mengatakan menghentikan aktivitas kapal bor Turki Oruc Reis di Mediterania Timur adalah “langkah ke arah yang benar”.

“Ini memberikan kami harapan bahwa ini akan mengarah pada langkah-langkah lebih lanjut menuju dialog, karena, kami tidak akan menyelesaikannya dengan cara militer, tetapi melalui dialog dan negosiasi,” imbuh dia.

Borell mengatakan pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa pada 21 September dan pertemuan Dewan Uni Eropa pada 24 September juga akan membahas Mediterania Timur, menambahkan bahwa blok tersebut dalam solidaritas dengan Yunani dan otoritas Siprus Yunani.

Dalam pertemuan ini, akan ada banyak opsi di atas meja jika tidak ada kemajuan dengan Turki, sebut dia.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Terbaru