free hit counters
 

WHO Sebut ASI Jadi Vaksin Pertama Bayi Lawan Segala Infeksi Penyakit

Redaksi – Selasa, 23 Zulhijjah 1442 H / 3 Agustus 2021 13:30 WIB

Eramuslim.com – Awal pekan Agustus selalu diperingati sebagai Pekan ASI Sedunia. Perayaan ini menjadi kesempatan bersejarah untuk mengubah cara dunia menghapuskan masalah gizi pada anak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF menegaskan, menyusui sangat penting untuk mewujudkan komitmen tersebut.

Inisiasi menyusui dalam satu jam pertama kelahiran, diikuti dengan menyusui eksklusif selama enam bulan dan terusĀ  hingga usia anak dua tahun, terbukti secara ilmiah mampu mencegah segala bentuk kekurangan gizi anak, termasuk kurus dan obesitas.

“Menyusui juga bertindak sebagai vaksin pertama bayi, melindungi mereka dari banyak penyakit umum pada masa kanak-kanak,” demikian pernyataan tertulis WHO dan UNICEF, dikutip dari situs resmi WHO, Senin (2/7/2021).



WHO mencatat ada kemajuan dalam tingkat menyusui selama empat dekade terakhir.

Secara global, terjadi peningkatan 50 persen dalam prevalensi pemberian ASI eksklusif. Namun sejak pandemi Covid-19 capaian tersebut kembali turun.

Di banyak negara, pandemi telah menyebabkan banyaknya gangguan dalam layanan dukungan menyusui, sekaligus meningkatkan risiko kerawanan pangan dan malnutrisi.

Beberapa negara juga melaporkan bahwa produsen makanan bayi telah memperparah risiko itu dengan menimbulkan ketakutan yang tidak berdasar bahwa menyusui dapat menularkan Covid-19. Sehingga memasarkan produk mereka sebagai alternatif yang lebih aman untuk menyusui.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Terbaru