eramuslim

Besok 11 April Mahasiswa Mau Demo ke Istana Negara, Ini Pernyataan Terbaru BEM SI

eramuslim.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berharap pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD bisa terwujud sehingga aksi besok 11 April berjalan lancar.

“Selaras dengan kita juga untuk massa aksi kami ingin keamanan dan kenyamanan bersama dari pihak aparat dan lain-lain,” ucap Koordinator Media BEM SI, Luthfi Yufrizal, katanya singkat, Sabtu (9/4/2022).

Dia pun berharap polisi tak melakukan hal-hal yang berlebih saat mengamankan aksi 11 April di Istana Negara Jakarta tersebut.

Diketahui, demo 11 April ini digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

BEM SI mengatakan demo bakal digelar karena mereka menilai Presiden Jokowi tidak serius menolak wacana jabatan 3 periode.

“Tanggal 11 April 2022, kami akan berunjuk rasa. Itu adalah momen 14 hari setelah waktu kami berikan kepada Presiden untuk menjawab enam tuntutan yang kami berikan, 28 Maret 2022,” kata Koordinator Pusat BEM SI Kaharuddin, Kamis (7/4).

Seperti diketahui, Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan pesan khusus kepada Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Irjen Merdisyam jelang demo 11 April di Jakarta.

Mahfud MD telah menyampaikan pesan khusus kepada Wakil Kabaintelkam Polri Irjen Merdisyam yang mewakili Kapolri saat Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu (9/4).

Rencana demo mahasiswa 11 April di Istana Negara Jakarta ditanggapi Menko Polhukam Mahfud MD.

Mahfud MD menyampaikan pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan penegak hukum menghadapi rencana unjuk rasa tersebut.

Kepada jenderal bintang dua itu, Mahfud MD mengingatkan aparat penegak hukum tidak boleh melakukan kekerasan saat menjaga dan mengawal demo mahasiswa 11 April.

“Agar melakukan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya, tidak boleh ada kekerasan, tidak membawa peluru tajam, juga jangan sampai terpancing provokasi,” ucap Mahfud MD saat rapat.

Menko Mahfud MD mengatakan pemerintah memperhatikan rencana demonstrasi mahasiswa tersebut dengan saksama.

“Pemerintah menilai adanya unjuk rasa adalah bagian dari demokrasi. Meski demikian, Indonesia juga adalah negara nomokrasi atau negara hukum,” kata mantan Menteri Pertahanan RI itu.

Untuk itu, Mahfud MD mengimbau para demonstran untuk menjaga ketertiban selama berunjuk rasa dan tidak melanggar hukum.

“Yang penting, aspirasinya bisa didengar oleh pemerintah dan masyarakat,” ucap Mahfud MD. [Pojoksatu]