Brutal! 6 Polisi Aniaya Junior Gara-Gara Tak Hafal Nama Senior, 1 Dilarikan ke RS

eramuslim.com - Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, menjelaskan alasan di balik tindakan enam polisi di Polres Baubau yang menganiaya junior mereka, Bripda AK, hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Menurutnya, keenam polisi tersebut telah ditahan dan sedang diperiksa oleh Propam Polda Sultra. Insiden ini bermula karena korban dan empat rekannya tidak mengenali nama senior mereka.
“Korban ini kan polisi baru ya. Saat di Barak itu, ditanya sama seniornya bilang namanya (senior) siapa. Tapi korban tidak tahu,” kata Iis kepada kumparan, Kamis (27/2).
Akibatnya, korban dan empat junior lainnya mengalami pemukulan di bagian perut secara berulang kali.
“Diberikan tindakan yang berlebihan karena tidak tahu nama seniornya,” tambahnya.
Iis mengungkapkan bahwa Bripda AK bukan satu-satunya korban dalam insiden ini. Total ada lima polisi junior yang mengalami penganiayaan pada Jumat (21/2) malam.
“Jadi sebenarnya itu, ada 9 polisi junior yang baru masuk. Pada malam itu, 9 (junior) ini dibangunkan dan ditanya satu-satu siapa nama seniornya. Tapi, hanya ada 4 junior yang tahu nama seniornya,” jelas Iis.
Keempat junior yang dapat menjawab dengan benar tidak mengalami kekerasan dan diperbolehkan kembali tidur. Namun, lima lainnya yang tidak mengenali nama senior mereka mendapat perlakuan kekerasan.
Di antara kelima korban, Bripda AK mengalami luka paling serius hingga harus mendapatkan perawatan medis. Ia bahkan harus dirujuk ke sebuah rumah sakit di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Baubau, Kompol Abdul Rahmad, juga telah mengonfirmasi kejadian ini. Ia menyayangkan tindakan tersebut serta prihatin terhadap kondisi korban.
“Ini sangat disayangkan juga ya dan kami sangat prihatin terhadap korban,” ujar Rahmad.
(Sumber selengkapnya: Kumparan)