eramuslim

BSMI dan Perhimpunan Dokter Ahli Mata Indonesia Gelar Aksi Sosial di NAD

Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI) dan ahli bedah, mengadakan operasi katarak dan bedah umum gratis kepada 40 orang pasien kurang mampu di Banda Aceh, pada tanggal 30-31 Maret 2006. Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Sosial BSMI Olivia Vistary kepada eramuslim, di kantor Sekretariat BSMI, Jakarta, Rabu (29/03/06).

"Pasca tsunami masih banyak masyarakat Aceh yang tinggal ditempat pengungsian, kondisi sosial dan kesehatan mereka belum stabil,"katanya.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan sebagai rangkaian acara peringatan setahun aksi kemanusian BSMI pasca tsunami di Aceh. Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut sebanyak 30 orang pasien akan menjalani operasi katarak, dan sebanyak 11 orang pasien lainnya akan menjalani bedah umum antara lain, 5 orang pasien akan menjalani operasi hernia, 4 orang akan menjalani operasi tumor jinak di payudara, 1 orang akanmenjalani operasi tumor jinak kelenjar lemak serta 1 orang akan menjalani operasi tumor dinding perut.

Lebih lanjut Olivia menyatakan untuk kelancaran kegiatan tersebut, hari ini Rabu (9/03) BSMI memberangkatkan 5 orang tim medis yang terdiri dari dokter mata dan asistennya, serta 2 orang ahli bedah umum yang akan diberangkatkan ke Aceh pada hari Kamis (30/03) mendatang.

"Untuk operasi katarak akan dilaksanakan hari Kamis pagi, sedangkan untuk bedah umum akan dilaksanakan sore harinya, kemudian dilanjutkan pada hari Jum'at (31/03) pagi, untuk daerah Nias kegiatan serupa akan digelar pad tanggal 4 April mendatang," jelasnya.

Ia menilai, kondisi di aceh setahun pasca tsunami belum menunjukan kemajuan yang signifikan, oleh karena itu usaha pemerintah melakukan rehabilitasi dalam pelayanan kesehatan bagi warga Aceh dan Nias, perlu didukung oleh semua elemen masyarakat.

Ia menambahkan, anggaran yang dikeluarkan untuk menjalankan aksi kemanusian berupa operasi gratis katarak dan bedah umum, berasal dari dana kemanusian masyarakat untuk korban tsunami, diperkirakan menghabiskan dana sekitar 150 juta rupiah.(novel)