Berislam secara Kaffah (4)
Inilah masyarakat yang mematuhi perintah Allah dalam firman-Nya, “Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu bersaudara.” (QS Al-Hujurat [49]: 10)
Baca selengkapnya →Inilah masyarakat yang mematuhi perintah Allah dalam firman-Nya, “Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu bersaudara.” (QS Al-Hujurat [49]: 10)
Baca selengkapnya →Kesadaran bahwa tujuan keberadaan manusia untuk beribadah kepada Allah, dapat mengangkatnya ke puncak kehormatan, mengasah hati nurani, membersihkannya dari segala kotoran batin.
Baca selengkapnya →Seorang Mukmin tidak merasa menyesal terhadap usaha-usaha kebajikan dan jihadnya demi kepentingan agama Allah meskipun usaha dan jihadnya itu tidak membuahkan di bumi ini.
Baca selengkapnya →“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu."
Baca selengkapnya →“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap...,"
Baca selengkapnya →Rasulullah SAW tidak pernah marah untuk dirinya sama sekali. Tetapi jika terkait agama Allah, maka tidak ada sesuatu pun yang bisa menahan amarah beliau!
Baca selengkapnya →“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh...."
Baca selengkapnya →Inilah kafilah iman. Inilah doa iman. Inilah kafilah yang mulia. Dan inilah doa yang mulia.
Baca selengkapnya →Sejarah umat manusia seluruhnya tidak pernah menemukan sebuah peristiwa kolektif seperti peristiwa sambutan kaum Anshar terhadap kaum Muhajirin.
Baca selengkapnya →Siapa pun, termasuk pemimpin tertinggi umat, tidak punya hak untuk menyalahi aturan yang dibawa Rasulullah dalam menetapkan sebuah aturan.
Baca selengkapnya →