Covid Terdeteksi Lagi di Jogja, Cegah Sebelum Meluas!

Eramuslim.com - Setelah sempat dinyatakan nihil kasus, Yogyakarta kembali mendeteksi satu kasus Covid-19 pada pekan terakhir Mei 2025. Kasus ini ditemukan melalui program Surveilans Sentinel Influenza Like Illness (ILI) di Puskesmas Danurejan 1, yang jadi bagian dari sistem kewaspadaan dini Pemerintah Kota Yogyakarta.
Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan tracing dan pemeriksaan kontak erat oleh Dinas Kesehatan. Hasilnya, pasien adalah seorang anak berusia 5 tahun bernama QSA, yang ternyata berdomisili di Kabupaten Sleman dan hanya terdaftar dalam Kartu Keluarga sang kakek-nenek di Kota Yogyakarta.
Meski begitu, seluruh anggota keluarga di Kota Yogyakarta yang sempat kontak erat dipastikan tidak menunjukkan gejala klinis apa pun. Pemantauan ketat dilakukan hingga dua kali masa inkubasi (14 hari), dan hingga 2 Juni 2025, tidak ada gejala yang muncul di antara mereka.
Tim Puskesmas juga telah memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk penggunaan APD, cuci tangan, pembatasan kontak, dan pengendalian risiko lain untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Dinas Kesehatan menekankan bahwa kasus ini tidak perlu menimbulkan kepanikan. Status darurat global Covid-19 sendiri sudah dicabut oleh WHO sejak 5 Mei 2023. Lebih lagi, tingkat imunitas warga Yogyakarta dinilai tinggi berkat cakupan vaksinasi yang sudah melebihi 100 persen dengan mayoritas penduduk telah divaksin lebih dari dua kali.
Sumber: MetroNews.com